SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Parpol Butuh Koalisi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 15 Agustus 2017 10:20
Parpol Butuh Koalisi

Ilustrasi. (Doc.RakyatSulsel).

PINRANG, RAKYATSULSEL.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang akan diikuti sedikitnya 12 kabupaten/kota di Sulsel.

Daerah tersebut diantaranya adalah Jeneponto, Bantaeng, Sinjai, Wajo, Luwu, Palopo, Enrekang, Pinrang, Sidrap, Parepare, Makassar, dan Bone.

Khusus di Kabupaten Pinrang, jika melihat perolehan kursi partai politik (Parpol) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pinrang, tak satupun parpol yang bisa mengusung kadernya. Parpol harus berkoalisi dengan parpol lainnya agar syarat untuk mengusung kader bisa terpenuhi. Parpol harus memperoleh delapan kursi untuk mengusung.

Adapun perolehan jumlah kursi setiap partai di dewan, Golkar meraih 5 kursi, PKS meraih 5 kursi, Demokrat meraih 5 kursi, Gerindra meraih 5 kursi, PPP meraih 4 kursi, Hanura meraih 4 kursi, PKB meraih 3 kursi, PAN meraih 2 kursi, NasDem meraih 2 kursi dan PBB meraih 1 kursi.

Ketua Tim Sembilan Desk Pilkada Golkar Sulsel, Kadir Halid menyebutkan, koalisi tentu harus dilakukan. Hanya saja, kata dia, saat ini Golkar belum mengumumkan siapa yang akan diusung di Pilkada Pinrang.

“Pasti koalisi. Apalagi saat ini ada empat nama yang dikirim ke DPP,” ujarnya di DPRD Sulsel Senin (14/8).

Menurutnya, jika sudah ada rekomendasi dari DPP, maka akan dibicarakan untuk dilakukan koalisi dengan partai mana saja, tujuannya untuk memenangkan Pilkada Pinrang. “Kalau sudah ada rekomendasi, baru kita bicarakan koalisi,” jelasnya.|

[NEXT-RASUL]

Ketua NasDem Sulsel, Rusdi Masse menuturkan jika partai besutan Surya Paloh tersebut berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “NasDem dan PPP tengah menjajaki koalisi untuk mengusung figur eksternal,” singkatnya.

Sementara Sekretaris Gerindra Sulsel, Rusdin Tabi menyebutkan, Partai Gerindra melirik figur dari kalangan eksternal untuk diusung pada ajang demokrasi lima tahunan tersebut. Kendati demikian, ia enggan menyebut nama figur tersebut. “Ada saatnya kita umumkan, mungkin figur eksternal,” tuturnya.

Saat ditanya partai mana saja yan gdiincar untuk berkoalisi, Anggota DPRD Sulsel ini menyerahkan sepenuhnya ke kandidat untuk melakukan komunikasi politik. “Misalnya, kalau pak Latif kita dorong, maka dia yang melakukan komunikasi untuk koalisi,” pungkas Rusdin. (D)


div>