SENIN , 15 OKTOBER 2018

Parpol Ramai-ramai Daftar di Hari Terakhir

Reporter:

Suryadi - Fahrullah

Editor:

asharabdullah

Senin , 16 Juli 2018 09:30
Parpol Ramai-ramai Daftar di Hari Terakhir

Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jelang penutupan pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), hingga saat ini baru ada satu partai politik (parpol) peserta Pemilu yang mendaftarkan bacalegnya ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel. KPU sendiri telah menetapkan waktu pengajuan bacaleg mulai 4-17 Juli.

Humas KPU Sulsel, Asrar Marlang mengaku, dari 16 parpol peserta Pemilu 2019, baru satu yang mendaftarkan nama bacalegnya, yakni, Partai Perindo. “Baru satu parpor daftar yaitu perindo,” ujar Asrar Marlang, Minggu (15/7/2018) kemarin.

Sedangkan 15 parpol lainnya, kata Asrar Marlang, akan mendaftar di hari terkahir, tepatnya tanggal 17 Juli. “Jadi 15 parpol lain ini sudah memastikan tanggal 17 mendaftar di KPU,” terangnya.

Asrar mengatakan, salah satu kendala parpol sehingga belum melakukan pendaftaran yakni, masih melengkapi berkas yang belum terpenuhi.

Komisioner KPU Sulsel, Divisi Teknis Penyelenggara, Fatmawati memastikan jika pendaftaran nama bacaleg akan menumpuk di hari terkahir. Mengingat KPU juga akan membuka hingga pukul 24.00 Wita.

“Hari terakhir kita tutup hingga pukul 24.00. Sementara sebelum tanggal 17, kita hanya membuka hingga pukul 16.00 Wita,” ujarnya.

Pihaknya meminta kepada seluruh partai politik agar segera datang sebelum hari terakhir, walau belum melakukan komunikasi lebih awal. “Kita meminta agar bisa segera mungkin melakukan pendaftaran, dengan menyerahkan semua kelengkapan yang dibutuhkan,” ucapnya.

“Lewat jam 24.00 Wita, kita tidak terima, karena sudah ketentuan dan ini sudah kami sampaikan,” tegasnya.

Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah mengatakan, seluruh daftar caleg DPRD Sulsel telah rampung dan akan didaftarkan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 17 Juli 2018.

“Awalnya kita mau daftar tanggal 14 Juli karena sesuai dengan nomor urut Demokrat, tapi karena ada instruksi DPP jadi kita mendaftar tanggal 17 Juli secara serentak se-Indonesia,” kata Ulla sapaan akrab Ni’matullah.

Ulla menyampaikan permohonan maaf kepada kader yang belum terakomodir dalam daftar caleg. “Itu lebih karena over dan membludaknya figur-figur daftar di semua dapil,” pungkas Wakil Ketua DPRD Sulsel ini. (*)


div>