JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Pasangan Baru Andalkan Jaringan Keluarga

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 01 September 2015 16:48

MALILI, RAKYATSULSEL.COM – Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati Lutim, Badaruddin A. Picunang – Andi Baso Makmur, masih mengandalkan jaringan keluarga untuk menarik simpati untuk memenangkan pada Pilkada yang akan di gelar pada Desember mendatang. Bagi pasangan yang bertagline BARU dan mendapat nomor urut 2 (dua) ini, kekuatan keluarga adalah hal yang penting dan dapat diandalkan.

Hal itu diungkapkan calon wakil bupati Lutim Andi Baso Makmur. Dia mengatakan, sampai saat ini, BARU masih andalkan jaringan keluarga untuk meraup suara di setiap kecamatan.

“Kami tetap menggunakan tim keluarga saat ini untuk menggalang kekuatan. Mereka berkeliling ke seluruh wilayah Luwu Timur untuk memperluas jaringan,” jelas Andi Baso Makmur (ABM) saat dihubungi melalui telepon selular miliknya, Selasa (01/9).

Pasangan BARU yang diusung PAN dan Partai Hanura ini juga akan mengusung strategi dengan melakukan sosialisasi secara door to door. Artinya, Pasangan BARU akan mendatangi langsung masyarakat dari rumah ke rumah dan mendengarkan aspirasi mereka yang selama ini belum tersalurkan.

“Kami terus melakukan blusukan ke rumah-rumah warga dan kunjungan ke tempat-tempat publik seperti pasar tradisional yang ada di wilayah ini. Dalam beberapa kunjungan tersebut, kami dapat mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat khususnya di beberapa pasar tradisional yang kami kunjungi,” ujar ABM.

Dia pun menambahkan bahwa pihaknya banyak mendapat masukan dari sejumlah elemen pelaku usaha di pasar tradisional seperti pedagang cakar, penjual rempah-rempah, penjual kue, pedagang ikan, komunitas terminal dan pedagang sayur-mayur serta sejumlah pengunjung pasar.

“Alhamdulilah, elemen warga dan komunitas pasar merespon positif kunjungan kami. Mereka berharap pemimpin ke depan dapat turun memantau dan melihat langsung kondisi pasar sebagai sarana perekonomian,” kata Andi Baso Makmur.

Karena itu, dia berharap agar blusukan ke pasar tradisional dapat menjadi budaya dan akan dilakukan jika kelak dirinya dan Baddaruddin A. Picunang diberi amanah memimpin daerah ini.

“Intinya, yang kami lakukan ini adalah bagaimana menjemput bola, dan mendengar langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat. Ini salah satu cara untuk mengetahui permasalahan yang dialami masyarakat. Dan jika Tuhan memberi kesempatan kepada kami untuk memimpin daerah ini, inilah yang kami prioritaskan,” tandas calon wakil bupati Lutim ini.


div>