KAMIS , 26 APRIL 2018

Pasar Saham Awal Pekan Diprediksi Masih Sulit Bergerak

Reporter:

Editor:

irsad ibrahim

Senin , 26 Maret 2018 08:20
Pasar Saham Awal Pekan Diprediksi Masih Sulit Bergerak

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM — Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal pekan ini, diperkirakan bergerak terbatas. Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, pergerakan IHSG yang kembali gagal mempertahankan kenaikannya dapat membuat laju IHSG kembali ke zona merahnya dan membuat peluang kenaikan kembali terhalangi.

“Namun demikian, dari pergerakan intraday perdagangan menunjukan kenaikan yang menandakan masih adanya aksi beli,” ujarnya di Jakarta, Senin (26/3).

Reza menuturkan, kelemahan tampaknya masih terjadi pada IHSG sehingga di akhir pekan kemarin, pergerakannya masih berada di zona merah.

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham  PT BEI berkantor

Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor (DOK.MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Kekhawatiran berlebihan akan kenanya ekonomi Indonesia terhadap potensi perang dagang antara Tiongkok-AS membuat IHSG belum dapat lepas dari zona merah. 

“Sempat turun tajam hingga nyaris ke level 6.000an namun, kembali nya aksi beli pelaku pasar yang memanfaatkan pelemahan tersebut mampu membuat laju IHSG kembali naik,” tuturnya.

Meski kembali naik namun, kata dia. belum dapat melampaui nilai penutupan sebelumnya. Pergerakan rupiah yang kembali terdepresiasi yang diikuti masih adanya aksi jual investor asing dan imbas pelemahan bursa saham global turut melemahkan IHSG.

“Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG tertahan kenaikannya. Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran batas bawah (support) 6.193-6.208 dan batas atas (resisten) 6.225-6.238,” tandasnya.(JPC)


div>