SELASA , 20 FEBRUARI 2018

Pasar Tradisonal Larompong Resmi Beroperasi

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Jumat , 09 Februari 2018 21:00
Pasar Tradisonal Larompong Resmi Beroperasi

Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher saat meresmikan pasar Tradisional Modern Larompong di halaman Pasar Larompong, Kelurahan Larompong, Kecamatan Larompong, Kebupaten Luwu, Jumat, 09 Februari 2018.

BELOPA, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher meresmikan pasar Tradisional Modern Larompong di halaman Pasar Larompong, Kelurahan Larompong, Kecamatan Larompong, Kebupaten Luwu, Jumat, 09 Februari 2018.

Hadir dalam peresmian ini, Wakil Bupati Luwu, H Amru Saher, Ketua DPRD Luwu, Andi Muharrir, Asisten I Pemkab Luwu, Andi Muzakkir, Kadis Perdagangan, Hj Wahida, Kajari Belopa, Gede Edy Bujayanasa, Direktur PDAM Luwu, Saharuddin, Kasatpol PP, Andi Iskandar, Kepala BPBD, Jidah, Kadis Perikanan, Andi Fatahillah, Kabag Humas Pemkab Luwu, Ansir Ismu, serta Para Pedagang.

Amru Saher dalam sambutannya, menyampaikan agar pasar ini betul-betul diberikan kepada pedagang di Larompong. Tidak boleh ada orang lain dari luar yang masuk.

“Alhamdulillah sama dengan pasar belopa yang sebelumnya kami rekolasi pedagang sehingga semua sudah terakomodir di Pasar Belopa. Pasar ini dibangun Pemerintah Kabupaten Luwu, untuk memperlancar roda perekonomian di Luwu serta menambah pendapatan demi mensejahterakan warga di Larompong,” ucap Amru Saher.

Lanjut Amru Saher, kepada para pedagang, jika ada orang luar yang masuk, atau tidak mempergunakan los atau kiosnya selama jangka waktu 3 bulan, maka ia meminta agar dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Luwu.

“Kedepan kami akan mempercantik pasar larompong ini tapi kami ingin agar bangunan pasar ini di jaga bersama disesuaikan dengan fungsinya. Kalau ada pedagang yang tidak memfungsikan bangunan pasar ini maka akan kita ganti. Kalau tidak difungsikan selama 3 bulan maka akan kita ganti dengan pedagang yang lain,” tegas Amru Saher.

Wabup Luwu berharap agar pasar ini harus difungsikan sebagaimana mestinya. Kedepan semua yang masih kurang akan diperbaiki, termasuk halaman, jalan, serta pembuangan limbahnya. Sementara itu, fasilitas yang ada dipasar semua digratiskan.

“Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, menyampaikan kepada saya, bahwa sejak difungsikannnya pasar ini maka Bupati Luwu memberikan bonus, selama 3 bulan dibebaskan retribusi,” kata Amru Saher.

Sementara itu, mewakili pedagang di pasar Larompong, Ikbal, mengatakan ada tiga permintaan pedagang terkait dengan diresmikannya pasar Larompong ini.

“Pertama, pedagang meminta agar ada pergatian khusus dan pemerataan pembagian lods sehingga ada keadilan di pedagang. Kedua, para pedagang senior yang lahir bersama dengan pasar Larompong ini, yang ikut membesarkan pasar ini agar bisa mendapatkan tempat semestinya, ketiga tahap kedua pembangunan segera dilanjutkan,” jelas Ikbal.

Disamping itu, dalam laporannya Kadis Koperindag, Hj Wahida, menyampaikan bahwa Pasar tersebut dibangun dari dana perbantuan Kementrian Perdagangan sebesar Rp 6 miliar. Fasilitas pasar tersebut tergolong lengkap. Pasar Modern Tradisional Larompong ini dibangun di atas lahan seluas 17,565 meter persegi.

“Di pasar ini sebanyak 196 petak kios, satu bangunan kantor, ruang penitipan bayi dilengkapi dengan permainan anak, ATM center, klinik kesehatan, pos ukur, pos jaga, musallah, tempat wudhu, tempat pemotongan hewan, dan rumah petugas jaga. Yang istimewa, dilengkapi ruang penitipan bayi dilengkapis lainnya,” terang. Hj Wahidah. (*)


div>