KAMIS , 24 MEI 2018

Pasca Banjir, None Ingatkan Kepsek Fokuskan Anggaran Fisik Sekolah

Reporter:

Al Amin

Editor:

Lukman

Rabu , 27 Desember 2017 21:40
Pasca Banjir, None Ingatkan Kepsek Fokuskan Anggaran Fisik Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, meninjau langsung SAMA Negeri 19 Makassar dampak terendam banjir, Rabu (27/12).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca banjir melanda sejumlah sekolah di sekitar wilayah Maminasata, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, Irman Yasin Limpo kembali meninjau sejumlah SMA.

Dirinya pun menemukan berbagai masalah dampak dari banjir tersebut, utamanya pada fisik bangunan sekolah yang perlu pembenahan.

Pada tinjauannya Irman menemukan beberapa kerusakan sekolah yang memerlukan pergantian seperti dinding retak dan merembes, plafon mulai copot, fasilitas umum hingga kondisi halaman yang tidak terurus.

Salah satu SMA yang mengalami kerusakan berat dampak banjir, yakni SMA Negeri 19 Makassar. Sekolah beralamat di jalan Inspeksi PAM Timur, Kecamatan Manggala Kita Makassar ini mengalami kerusakan pada bangunannya.

“Ini rusak sudah lama, kata kepala sekolahnya tadi ini bukan karena banjir kemarin, tapi kondisinya rusak sejak lama dan tidak ada perhatian untuk perbaikannya,” kata None (sapaan akrab Irman YL) usai melakukan peninjauan langsung, Rabu (27/12).

Saat peninjauan, None didampingi Hadnan Bakri selaku Ketua Bidang Pembinaan SMA dan Jarang selaku Kasi Pembinaan SMA UPTPW Makassar Disdik Sulsel menghimbau kepada kepala sekolah agar anggaran yang disediakan pemerintah dapat dioptimalkan pada pengerjaan fisik.

“Saya menginstruksikan agar anggaran nanti fokus untuk perbaikan kerusakan gedung sekolah khususnya dampak banjir ini,” ujar None.

Untuk optimalisasi anggaran bantuan ke sekolah, None telah mewanti-wanti kepada stafnya agar lebih memperhatikan hal tersebut.

“Saya sudha instruksikan stafku, kawal ini dengan baik. Jangan lagi anggaran tahun depan tidak menyentuh fisik atau fasilitas penunjang sekolah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala sekolah (Kepsek) SMN 19 Makassar, Abdul Majid mengatakan kondisi sekolah telah lama seperti itu, bukan karena dampak banjir.

“Bukan karena terbengkalai, memang kondisi geografis di sini terkadang membuat bangunan seperti tak terurus padahal itu mudah sekali merembes airnya, merusak dinding bangunan,” jelasnya. (*)


div>