KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Pasca Didemo, Kantor BPN Takalar Sepi

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Selasa , 10 Juli 2018 22:45
Pasca Didemo, Kantor BPN Takalar Sepi

Kantor BPN Takalar

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Takalar terlihat sepi pasca didemo dan disegel oleh ratusan warga Kaleko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara,

Berdasarkan pantaun rakyatsulsel.com di BPN Takalar, tidak satu pun masyarakat yang terlihat datang untuk mengurus surat surat tanah. Bahkan kepala BPN Takalar Nurlela tidak terlihat di kantor dan pegawainya hanya terlihat beberapa orang datang berkantor.

“Kepala BPN Takalar lagi rapat di Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Sulsel,” ungkap security BPN Takalar yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/7)

Sementara Asma, salah satu aktivis yang mengadvokasi pembebasan lahan bendungan Pammukulu, menegaskan bahwa masyarakat Takalar tidak terima lagi Nurlela sebagai Kepala BPN Takalar.

“Kami meminta kepada kepala Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Sulsel, agar segera mencopot Nurlela sebagai Kepala BPN Takalar,” ujarnya.

Dimana kata Asma, dirinya menyesalkan kepada Kepala BPN Takalar yang tak pernah hadir pada saat pihaknya melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor BPN Takalar.

“Kepala BPN Takalar selalu menghindar dan tidak berani menerima aspirasi kami, apakah kepala BPN Takalar ikut andil dengan tim apprasial dalam pembebasan ganti rugi lahan bendungan Pammukulu?,” jelasnya.

Menurutnya, lahan masyarakat yang hanya dihargai Rp4 ribu per meter dinilai tidak manusiawi. “Kami selaku masyarakat butuh keadilan dari pihak yang terkait untuk harga pembebasan lahan kami. Perlu dicatat bahwa kami tidak menerima Nurlela lagi sebagai Kepala BPN Takalar karena tidak memikirkan atau mau memperjuangkan hak masyarakat, bahkan dia selalu menghidar dari kami dengan alasan rapat dan sebagainya,” papar Asma.

“Untuk itu kami meminta kepada Kakanwil agar segera mencopot dari jabatannya. Karena dalam waktu dekat kami akan turun lagi melakukan aksi unjuk rasa untuk memperjuangkan hak masyarakat,” tegasnya. (*)


div>