SABTU , 21 JULI 2018

Pasca Longsor di Lutim, Direktur LBI: Tanggung Jawab Penuh Pemerintah Desa

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 11 Juni 2017 04:27
Pasca Longsor di Lutim, Direktur LBI: Tanggung Jawab Penuh Pemerintah Desa

Direktur Yayasan Lembaga Belantara Indonesia (LBI), Suaib Laibe.

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca terjadinya tanah longsor di beberapa titik di Kabupaten Luwu Timur. Tepatnya, Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, dan Desa Ussu Kecamatan Malili, Luwu Timur (Lutim)

Direktur Yayasan Lembaga Belantara Indonesia (LBI), Suaib Laibe menyikapi permasalahan tanah langsor di beberapa tempat di Kabupaten Luwu Timur.

Atas kejadian tersebut, menurutnya, yang paling bertanggung jawab adalah Pemerintah setempat dalam hal ini Pemerintah Desa. “Tak ada alasan untuk tidak mengatakan bahwa, yang paling bertanggung jawab atas musibah tanah longsor yang memporak-porandakan beberapa tempat dan mengakibatkan beberapa nyawa warga di Luwu Timur melayang, adalah pemerintah setempat (Desa red),” kata Suaib, Minggu (11/6).

Sebab, kata dia, jika benar musibah tanah longsor diakibatkan, adanya aktifitas warga yang membuka lahan dengan alasan perkebunan di daerah ketinggian (lereng gunung) di sekitar lokasi terjadinya longsor.

“Jika warga melakukan pembalakan hutan tanpa seizin pemerintah setempat, berarti pemerintah setempat telah melakukan pembiaran,” ungkapnya.

Lanjut kata Suaib, jika warga melakukan pembalakan hutan (lereng gunung) itu atas izin pemerintah setempat,”Berarti pemerintah telah teledor dalam memberi izin pembukaan lahan itu, karena pemerintah setempat patut diduga tidak pernah melakukan analisis dampak lingkungan sebelum mengizinkan warga membuka lahan tersebut,” katanya.

“Jika pemerintah setempat yang mengajak atau memfasilitasi warganya membuka lahan untuk kepentingan perkebunan dengan dalih kesejahteraan warganya. Berarti telah melakukan kejahatan lingkungan atas hilangnya nyawa warga, termasuk korban materi, psykis, dan kerugian lainnya,” tambah pemuda aktivis lingkungan hidup ini.


Tag
div>