SABTU , 15 DESEMBER 2018

Pasien Antre, RS Tambah Tenaga

Reporter:

Editor:

Iskanto

Selasa , 09 Oktober 2018 07:40
Pasien Antre, RS Tambah Tenaga

BANTU KORBAN. TNI membantu korban gempa dan tsunami dari Palu Sulawesi Tengah turun dari pesawat Hercules saat tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (8/10). Sebagian besar pengungsi Korban gempa dan Tsunami Palu mengungsi ke Makassar. ZULKIFLI/RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca gempa dan tsunami di Sulawesi tengah, sejumlah rumah sakit di Makassar banjir pasien. Manajemen harus melakukan penambahan tenaga kesehatan. Pasalnya, bukan hanya korban bencana yang harus dilayani, pasien reguler pun mengantre.

Kasubag Humas dan Pemasaran Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Nur Adzan, mengungkapkan, semua pasien dari Palu diterima di rumah sakit tersebut tanpa syarat, sehingga pihaknya menambah ruangan khusus untuk perwatan. Tepatnya di Pusat Jantung Terpadu lantai 6, yang merupakan ruangan baru dan belum pernah dioperasikan selama ini.

Meskipun begitu, Komite Etik dan Hukum RSWS ini menuturkan, tak ada kendala sama sekali dalam melayani pasein. Pasalnya, manajemen sudah menambah petugas kesehatan, agar pelayanan tetap berjalan seperti biasanya.

“Kalau pelayanan terganggu yah sekitar 15 persen lah, itupun bisa kami tangani dengan penambahan petugas kesehatan dan jam kerja mereka, cuma masyarakat kami harapkan mengerti jika pelayanan rawat jalan atau rawat inap terkesan lama,” tuturnya, saat ditemui Jumat, 5 Oktober.

Hanya saja, dia memikirkan pasca perawatan para pasien yang tidak memiliki keluarga. Karena sampai saat ini dari 115 pasien (52 Laki-laki, 63 perempuan) ada beberapa yang belum menemukan keluarganya dan sudah dinyatakan sembuh.

“Tentunya kami berharap bantuan semua pihak akan hal ini, perawatan mereka pasca mendapatkan perawatan di RSWS,” ujarnya.

Kepala Sub Bagian Humas dan Pemasaran RSUD Daya Makassar, Wisnu Maulana, mengungkapkan, untuk menghindari kelumpuhan pelayanan pasien reguler, tenaga kesehatan dipadatkan jam kerjanya agar semua pelayanan terpenuhi termasuk pasien dari Palu.

“Jadi yang kerjanya tidak terlalu keteteran yah kami maksimalkan untuk melayani pasien dari Palu, agar semua pasien dapat terlayani,” ungkapnya.

Sementara itu, di Rumah Sakit Awal Bros Makassar, juga menerima pasien dari Palu. Hanya saja, kedatangan mereka sudah terjadwal karena sebelum di rujuk, para pasien sudah didata dan dipersiapkan perawatannya.

“Rujukan mereka sudah terkonfirmasi bukan dadakan jadi kita bisa mengtasai semuanya, tidak mengganggu pelayanan lainnya,” ujarnya. (*)


Tag
div>