MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Pasien DBD RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Membludak

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 17 Februari 2016 12:56

WAJO, RAKYAT SULSEL – Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) terus meningkat di Kabupaten Wajo. Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit pun harus digunakan untuk merawat pasien DBD.

Berdasarkan pantauan di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang, Rabu (17/2). puluhan pasien penderita DBD terlihat memenuhi ruang IGD dan ruang perawatan lainnya di rumah sakit tersebut. Karena ruangan untuk tempat penderita DBD tak muat lagi.

Jamal, warga Kelurahan Tempe, mengaku anaknya terpaksa harus dirawat di IGD karena tidak ada lagi ruang perawatan yang kosong. “Katanya penuh, jadi harus dirawat disini,” kata Jamal.

Anak Jamal baru bisa dirawat di ruang perawatan saat ada pasien lain yang pulang. “Tadi kata perawat baru ada sekitar dua hari ke depan pasien yang akan pulang,” kata Jamal.

Sementara itu Dirut RSUD Lamaddukkelleng Sengkang, dr Nurtangsi mengakui jika seluruh tempat tidur di ruang perawatan sudah penuh. Karena itu pasien yang baru datang pun terpaksa harus dirawat di ruang IGD dengan menggunakan velbed.

“Ada sekitar 5-10 orang pasien yang tertahan di IGD. Nanti kalau ada pasien yang dirawat di ruangan sudah membaik, maka akan diganti oleh mereka,” katanya.‎

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, dr Baso Rahmanuddin Makkaraka sudah menyampaikan DBD sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan sudah menelan 5 korban jiwa.


Tag
  • DBD
  •  
    div>