SELASA , 23 OKTOBER 2018

Pasokan Air Berkurang, Legislator Minta Pemprov Turun Tangan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 20 Februari 2018 17:15
Pasokan Air Berkurang, Legislator Minta Pemprov Turun Tangan

anggota DPRD Bulukumba, Andi Tenri Allang. Foto: Salahuddin/RakyatSulsel

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Sejumlah areal persawahan di wilayah Kelurahan Jalanjang dan Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba belum digarap hingga saat ini.

Petani padi di wilayah tersebut tidak menggarap sawah mereka karena kekurangan air. Padahal seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap bulan Februari petani sudah menggarap sawah mereka.

Anggota DPRD Bulukumba Andi Tenri Allang mengatakan, debit air di Sungai Bialo sudah tidak mencukupi lagi untuk mengairi semua areal persawahan di Kecamatan Gantarang.

“Ada masalah di hulu sungai bialo. Saya mendapat info dari para petani, ada pengalihan air di hulu sungai bialo di wilayah Bantaeng menggunakan pipa air berdiameter cukup besar. Itulah sebabnya, kenapa debit air disungai bialo menjadi berkurang,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPRD Bulukumba, Selasa (20/2).

Lanjut legislator Fraksi Demokrat ini, akibatnya air tidak cukup lagi untuk mengairi seluruh areal persawahan di Gantarang. Padahal, Kecamatan Gantarang merupakan sentra produksi gabah dan beras di Sulsel

“Saya berharap Pemprov turun tangan mengatur pasokan air. Minimal, Bantaeng tidak membuat bendungan dihulu sungai bialo,” jelasnya. (*)


div>