MINGGU , 20 JANUARI 2019

Pastikan Biota Tak Tercemar, DLHD Siapkan Tim Lab Uji Kadar Minyak Air Laut

Reporter:

Niar

Editor:

Jumat , 11 Januari 2019 12:47
Pastikan Biota Tak Tercemar, DLHD Siapkan Tim Lab Uji Kadar Minyak Air Laut

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Pasca tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM)  jenis solar yang diduga akibat kebocoran Kapal Tangker Golden Pearl XIV bersandar di Jetty Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik PT (Persero) Pertamina Kota Parepare, Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan langkah dalam memastikan biota laut di pantai Cempae, Kecamatan Soreang tidak tercemar. 

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Parepare, Syamsuddin Taha saat mengunjungi lokasi, Jumat, (11/1/2019) mengatakan, dari hasil pengamatan visual yang dilakukan, pihaknya melihat masih banyak kadar minyak di air laut Cempae.

Oleh karena itu lanjut Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini, Pemkot Parepare akan menurunkan Tim Laboratoriun untuk meneliti kadar minyak di Cempae. 

“Secara visual, masih ada bekas tumpahan minyak, sehingga sebentar setelah shalat Jumat, kita akan turunkan Tim untuk uji laboratorium kadar minyak di lokasi tumpahan solar. Agar lebih konkrit hasilnya, sampel yang kita ambil yang masih ada kadar minyaknya,” urai Syamsuddin Taha.

Hari ini pula, nampak pihak PT Pertamina Parepare melakukan sterilisasi rembesan minyak di sekitar laut Cempae.

Communication and Relations PT Pertamina MOR VII Sulawesi Haris Yanuanza mengatakan, sejak Kamis kemarin, pihak Pertamina telah melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotkan oil dipersant yany ramah lingkungan, untuk mengurai solar di perairan sekitar TBBM Parepare yang terkena dampak rembesan solar.

“Hari ini tetap dilakukan dengan menambah jumlah bahan pembersih tumbahan minyak agar lebih cepat teruai,” katanya. (Yanti)


div>