SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

PBNU: Jangan Campur Adukan Agama dengan Politik

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 28 Maret 2017 22:13
PBNU: Jangan Campur Adukan Agama dengan Politik

int

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyambut baik, permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta masyarakat di Indonesia memisahkan mana persoalan politik dan agama.

Menurut Said, agama memang tidak bisa disatukan dengan apapun termasuk politik. Agama harus berdiri sendiri tanpa dicampuri persoalan lain.

“Politik kalau dicampurkan dengan agama akan galak, akan radikal, akan mudah mengkafirkan,” ujar Said di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (28/3).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta persoalan politik dan agama dipisahkan. Hal tersebut, dikatakan Jokowi, agar tidak terjadi gesekan antarumat di Indonesia.

Untuk itu, Presiden meminta masyarakat tidak mencampuradukan antara politik dan agama, Sebab, menurutnya, Indonesia memiliki banyak agama, banyak suku dan bahasa lokal yang mencapai 1.100 bahasa.(cr2/JPG)


div>