RABU , 21 NOVEMBER 2018

PD Parkir Bakal Terapkan Tarif Rp15 Ribu/Jam di Jalan RA Kartini

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 22 Oktober 2018 08:45
PD Parkir Bakal Terapkan Tarif Rp15 Ribu/Jam di Jalan RA Kartini

Ilustrasi Parkir.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jajaran direksi baru PD Parkir Makassar Raya berbenah dalam penataan perpakiran. Termasuk penataan tarif parkir disejumlah titik. Khusus di Jalan RA Kartini, PD Parkir dalam waktu dekat akan menerapkan parkir khusus dimana tarifnya mencapai Rp15 ribu per jam.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Satriani Ulfa Mungkasa mengatakan, perbaikan sistem perparkian terus dilakukan oleh PD Parkir. Utamanya penerapan parkir di Jalan RA Kartini yang kini akan dilakukan tarif khusus bagi pengguna kendaraan disekitarnya.

“Ini kita sementara sosialisasi sekarang, berlakunya Insya Allah awal November, nanti,” ucap Satriani Ulfah Mungkasa, Minggu (21/10).

Kata Fifi, sapaan akrabnya, penerapan parkir khusus ini nantinya bertujuan untuk meminimalisir banyaknya pengguna jalan yang parkir di bahu jalan. Terlebih, pemerintah telah menyiapkan lahan parkir di dalam kawasan Kanre Rong Karebosi. Areal parkir ini, menurutnya mampu menampung banyak kendaraan, sehingga diharapkan masyarakat lebih memilih parkir di areal tersebut.

“SK wali kota sudah keluar, tarifnya itu Rp15 ribu per jam. Sengaja kita kasih tarif segitu supaya masyarakat masuk ke dalam (parkir di area kanre rong), karena kan banyak parkir disana, bisa menampung banyak mobil dan lebih rapi kalau di dalam, tidak mengganggu jalan,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, salah satu upaya untuk menertibkan penataan parkir di kawasan tersebut adalah penerapan terminal parkir elektronik (TPE). Menurut Fifi, sistem parkir ini akan meminimalisir maraknya juru parkir (jukir) liar yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Kata Fifi, sistem TPE memiliki banyak kelebihan. Misalnya, besaran pungutan tarif sesuai dengan penggunaan mengingat semua tercatat secara real time dan on time melalui alat tersebut. Pembayaran dilakukan secara cashless dan tarifnya progresif, serta memperoleh data yang lengkap dan real time.

“Alat ini (TPE) nanti kita pasang disepanjang Jalan RA Kartini (kiri kanan). Ini agar parkir itu lebih tertib dan tidak ada jukir liar, serta bisa meningkatkan PAD kita,” ucapnya.

Sementara, Direktur Umum PD Parkir, Nikolaus Beni mengatakan, saat ini besaran tarif parkir di Jalan RA Kartini yang menggunakan marka jalan berkisar Rp5000 per jam, namun kedepan akan meningkat.

Peningkatan tarif parkir ini bertujuan untuk menertibkan pengendara yang kerap parkir di bahu jalan. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan areal bebas parkir. Makanya itu, masyarakat diimbau agar parkir di dalam kawasan Kanre Rong Karebosi bisa dimaksimalkan.

Kata dia, tarif parkir yang berlaku di kawasan Kanre Rong Karebosi merupakan tarif normal, yaitu Rp3000 jam pertama untuk mobil, dan di jam berikutnya Rp2000 per jam. Sementara, untuk motor Rp2000 di jam pertama dan Rp1000 di jam berikutnya.

“Tapi kalau ada pengguna jalan yang mau pakai bahu jalan sebagai lahan parkir kita sudah sediakan marka jalan, itu silahkan tapi bayar sesuai tarif yang akan diberlakukan nantinya,” tegasnya.

Penataan perparkiran di Jalan RA Kartini, kata Niko, akan dilakukan secara bertahap. Setelah menertibkan parkir yang memakai bahu jalan di sisi kanan, pihaknya akan menyasar sebelah kiri jalan yang masih menjadi langganan parkir bahu jalan, termasuk penggunaan trotoar sebagai lahan parkir.

Diketahui, Penataan tarif parkir menggunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE) akan diberlakukan di tiga titik yakni, Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur dan Jalan RA Kartini. Tujuannya, memperjelas alur aliran dana Parkir dan menertibkan jukir liar yang kerap jadi biang macet di tiga titik tersebut. (*)


div>