RABU , 19 SEPTEMBER 2018

PD Parkir Bentuk TP2

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 09 Mei 2017 10:42
PD Parkir Bentuk TP2

Tripika Kecamatan Wajo dan Panakkukang, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta unsur TNI dan Polri rapat serta penandatanganan bersama MoU Tim Terpadu Patuh Parkir 2017. foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya menggelar rapat koordinasi sekaligus membentuk tim terpadu yakni Tim Patuh Parkir (TP2), di Kantor PD Parkir Makassar Raya, Jl Hati Mulia, Senin (8/7).

Rakor dan pembentukan tim ini untuk mengantisipasi membludaknya pengguna parkir jelang Bulan Ramadan.

TP2 ini melibatkan Tripika Kecamatan Wajo dan Panakkukang, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta unsur TNI dan Polri. TP2 mulai bekerja ditandai dengan penandatanganan MoU Tim Terpadu Patuh Parkir 2017 dari masing-masing pihak yakni dua camat, Kadis Perhubungan, dan mengetahui Ketua Badan Pengawas PD Parkir.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya, Muh Irianto Ahmad, menjelaskan, tim ini dibentuk berdasarkan hasil kajian lapangan. Pelibatan sejumlah pihak dikarenakan ada batas kewenangan masing-masing instansi, sehingga diharapkan pembentukan TP2 PD Parkir ini menjadi solusi efektif saat melakukan penindakan di lapangan.

“Satu contoh, di dalam marka jalan, tepi jalan ke dalam itu kewenangan atau fungsi PD Parkir melakukan penataan ke dalam. Tapi di luar marka jalan itu menjadi kewenangan Dinas Perhubungan dan dari Kepolisian Lalu Lintas,” kata Irianto diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (9/5).

Selain itu, pada dua wilayah kecamatan yang menjadi fokus penataan parkir ini juga melibatkan unsur tripika yang dipimpin oleh masing-masing camat setempat.

Tim ini akan terus beroperasi demi mewujudkan pelayanan parkir prima dan menjadikan Makassar dua kali tambah baik. “Ini akan berlanjut terus sampai betul- betul masyarakat merasa nyaman, baik pengguna jasa parkir maupun pengguna lalu lintas,” pungkasnya.

[NEXT-RASUL]

TP2 PD Parkir Makassar Raya akan menindak tegas berbagai pelanggaran parkir di lapangan. Karena itu, tim ini melibatkan berbagai unsur dan kewenangan.

“Jika jukirnya yang bandel maka PD Parkir yang menangani. Kalau pelanggaran lalu lintas dan kriminalitas tentu ada Dishub maupun dari kepolisian, begitu juga yang lainnya,” paparnya lagi.

Meski dua kecamatan ini dipilih menjadi titik awal penciptaan kawasan tertib parkir, namun titik parkir di luar kawasan itu juga tetap menjadi perhatian pihak PD Parkir.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Mario Said, mengaku, sangat mendukung langkah yang ditempuh PD Parkir ini. “Tinggal mesti ada langkah kongkrit, artinya apa yang kita komitmenkan dalam rapat harus bisa direalisasikan di lapangan,” ucap Mario.

Dari pihak Dishub sendiri, lanjut Mario akan menurunkan 30 personel dalam mendukung kerja TP2 yang dicetuskan PD Parkir tersebut. (***)


div>