JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

PD Parkir Buru Mafia dan Jukir Liar

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Selasa , 08 Agustus 2017 20:30
PD Parkir Buru Mafia dan Jukir Liar

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Muh. Irianto Ahmad (tengah) saat meneribkan jukir cilik, Selasa (8/8). Foto: ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka peningkatan pelayanan, Tim Patuh Parkir (TP2) PD Parkir Makassar Raya, telah menertibkan Juru Parkir (Jukir) dan memburu para mafia parkir.

Dalam Inspeksi mendadak (Sidak) yang digelar PD Parkir Makassar Raya bersama TP2, Tim langsung mencabut atribut jukir liar, salah satunya yang terjaring di Jalan Pengayoman, Selasa (8/8).

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Muh. Irianto Ahmad, yang turun langsung ke lapangan melakukan tindakan tegas, kepada beberapa jukir dan menelusuri aliran setoran yang diberikan selain ke PD Parkir.

“Kami mencabut langsung atribut jukir liar tersebut, karena mereka menggunakan atribut lengkap dari PD Parkir tapi tidak ada setoran masuk ke perusahaan,” ucapnya.

Sementara itu, tim patuh parkir yang turun ke beberapa titik juga menemukan kebocoran setoran masuk ke perusahaan, seperti yang tim dapati di Jalan Toddopuli tepatnya di Cafe CCR.

Menurut Irianto, jukir di cafe tersebut menyetor, tapi lama kelamaan sudah tidak ada lagi setorannya yang masuk, ketika turun ke lapangan ternyata jukir tersebut menyetorkan langsung ke cafe CCR.

“Ini belum seberapa kita dapati, makanya dengan melakukan turun langsung ke lapangan ini semoga kebocoran pendapatan PD Parkir bisa ditamgani dan pendapatan semakin meningkat,” harap Irianto.

[NEXT-RASUL]

Selain itu, pihak PD Parkir juga langsung menindaki jukir di bawah umur dan langsung meminta untuk tidak bekerja lagi sebagai Jukir.

“Kita sebelumnya sudah menegurnya, dia (jukir cilik) beralasan katanya menggantikan orang tuanya tapi ternyata ini masih beroperasi, jadi kami menyuruh jukir cilik ini untuk pulang saja,” ucap Irianto saat dirinya mendapati seirang Jukir Cilik yang beroperasi di sekitar Warkop Sami Boulevard.

Irianto juga menambahkan, alasan para jukir cilik kebanyakan karena desakan orang tua. Namun, menurutnya sungguh sangat disayangkan kalau orang tuanya sendiri yang menyuruh anaknya untuk menggantikan kerjaannya.

“Ini sungguh disayangkan anak di bawah umur disuruh menggantikan kerjanya. Saya akan tindak tegas apa bila saya temukan lagi seperti ini saya akan cabut izin jukir orang tuanya,” tegasnya.

Dalam operasi ini, Direktut Utama PD Parkir Makassar Raya turun dengan Badan Pengawasnya langsung dan Tim Patuh Parkir yang dibackup beberapa personil dari anggota POM dan Brimob Makassar.


div>