KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

PD Parkir Makassar MoU dengan Latanete Plaza

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Lukman

Kamis , 08 Maret 2018 23:20
PD Parkir Makassar MoU dengan Latanete Plaza

Dirut PD Parkir Muh. Irianto Ahmad dan Dirut PD Provinsi Sulsel Abd. Haris Hody saat melakukan penandatanganan MoU tentang Pengololaan Parkir Berbasis Teknologi Online.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Terus melebarkan sayap, Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya kembali menggarap kerjasama dengan pihak Perusahaan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.

Jalinan kerja sama tersebut ditandai dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pengololaan Parkir Berbasis Teknologi Online oleh Dirut PD Parkir Muh. Irianto Ahmad dan Dirut PD Provinsi Sulsel Abd. Haris Hody.

“Intinya PD Provinsi Sulsel memang ingin bekerja sama dengan PD Parkir Makassar, karena kita anggap PD Parkir itulah perusahaan yang expert yang professional mengelola parkir di Makassar,” akunya usai penandatanganan nota kesepahaman yang dimaksud di Hotel Grand Sayang, Makassar, Kamis, (8/3).

Selain itu, Abd Haris menilai, penggunaan sistem perparkiran berbasis IT yang diaplikasikan PD Parkir Makassar Raya saat ini merupakan sistem terbaru yang sangat informatif dan lebih transparan.

Karena itu, Abd Haris langsung menindaklanjuti MoU tersebut dengan melakukan masa uji coba untuk tiga bulan ke depan. “Setelah penandatanganan hari ini kita sudah mulai efektif, kita uji coba tiga bulan,” paparnya.

Ada pun pengelolaan perparkiran yang dikerjasamakan ke depan mencakup seluruh wilayah kompleks pertokoan Latanete Plaza yang berkedudukan di Jl. Sungai Saddang, Makassar.

Sementara itu, Irianto Ahmad optimis dengan terjalinnya kerja sama dengan perusahaan daerah milik pemerintah Sulsel ini bisa menambah kontribusi PD Parkir terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Makassar.

“Dan hal yang tak kalah pentingnya tentu harapan kami hal ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah usaha yang kita rencanakan ke depan,” ungkapnya.

Karena dengan berlakunya sistem ini, Irianto menegaskan tetap akan memperhatikan atau memperioritaskan orang-orang yang sudah bekerja di tempat itu sebelumnya dan juga warga yang berdomisili di sekitarnya. (*)


div>