RABU , 21 NOVEMBER 2018

PD Pasar Bikin Naik Pitam Legislator Makassar

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 04 April 2016 22:30
PD Pasar Bikin Naik Pitam Legislator Makassar

Kantor DPRD Kota Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) triwulan I Komisi B Bidang Ekonomi dan Pendapatan DPRD Makassar menghadirkan empat Perusahaan Daerah (Perusda) berlangsung tegang, Senin(4/4).

Anggota Komisi B dibuat naik pitam sejumlah perusda lantaran laporan kinerja triwulan I tahun 2016 dituding asal-asalan. Tidak hanya itu empat perusda belum ada yang memenuhi target pendapatan sebesar 22 persen. Yang paling membuat Komisi B kesal adalah Perusahaan Daerah (PD) Pasar yang hanya mengutus Direktur Operasional Alham Arifin tanpa kehadiran Direktur Utama (Dirut) Rahim Bustam.

“Semua perusda diwakili dirut-nya masing-masing, hanya PD Pasar ini yang diwakili. Kami di Komisi B sudah sepakat kalau pembahasan tidak akan dilanjutkan tanpa kehadiran dirut dan kesepakatan itu harus dijalankan. Apalagi, ini bukan kali pertama rapat bersama PD Pasar tanpa kehadiran dirut,” terang Yeny Rahman, Komisi B DPRD Kota Makassar.

Karena tidak mampu menghadirkan dirut-nya, Alham terpaksa harus meninggalkan rapat.”Dirut kami tidak bisa menghadiri monev ini, karena sedang demam. Saya kira itu tidak berarti saya yang mewakili beliau tidak mampu menjawab pertanyaan anggota dewan,” terangnya.

Hanya saja permintaan Alham tidak digubris dewan. Sementara untuk tiga perusda yang mendapat semprot dari anggota Komisi B, yakni PD Terminal, PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dan PD Rumah Potong Hewan (RPH). Hanya satu perusda yang lolos dari hujatan dewan, yakni PD Parkir. Walau begitu PD Parkir dianggap belum cukup mampu menyelesaikan masalah juru parkir liar. (***)


div>