KAMIS , 18 JANUARI 2018

PD Pasar Gagal Optimalkan Lapak

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 03 September 2012 11:53
PD Pasar Gagal Optimalkan Lapak

Muhammad Sahib, Ketua Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APMM)

Muhammad Sahib, Ketua Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APMM)

RAKYAT SULSEL . DULU, pascaterbakarnya Makassar Mall, para pedagang menuntut agar diberikan lahan sementara untuk berjualan. Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APMM) pun memperjuangkan para pedagang. Mereka sempat mendatangi Pemkot dan DPRD Kota Makassar. Hasilnya, kini telah ada lapak yang dibangun di Jalan Irian dan Jalan Diponegoro. Hanya sayangnya, lapak-lapak yang jumlahnya ratusan itu belum dimanfaatkan dengan baik. Bahkan terkesan mubazir karena banyak yang tidak dimanfaatkan hingga banyak yang rusak. Hanya sebagian yang dimanfaatkan.

Muhammad Sahib selaku Ketua Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APMM) melihat, kondisi lapak yang tidak dioptimalkan dengan baik tersebut diakibatkan oleh kegagalan Perusahaan Daerah Pasar Raya Makassar yang tidak mampu mendorong para pedagang untuk menempati lapak tersebut. “Perjuangan kami hanya sampai pada pembukaan lapak tersebut, setelah itu tugasnya PD Pasar sebagai instansi terkait yang mendorong para pedagang untuk menempati lapak tersebut,” katanya.

Di sinilah dia melihat PD Pasar tidak mampu menjalankan perannya sebagai lembaga yang memiliki otoritas. Apalagi kondisi lapak tersebut semakin memprihatinkan karena tidak diperhatikan lagi oleh PD Pasar dan Pemerintah Kota Makassar (Pemkot).

“Seharusnya PD Pasar mengeluarkan instruksi kepada para pedagang untuk mengisi lapak tersebut. Upaya ini bisa dilakukan karena PD Pasar memiliki otoritas yang jelas. Jika tidak ada kebijakan tersebut saya yakin nasib lapak yang kami perjuangkan tersebut akan lebih memprihatinkan lagi, bahkan saya khawatir jika lapak hasil perjuangan kami tersebut akan dibongkar lagi karena tidak dioptimalkan dengan baik,” tuturnya.

Berikut wawancara dengan Muhammad Sahib.

 

+ Apa tanggapan Anda terkait lapak di Jalan Irian?

– Lapak di Irian tersebut merupakan hasil perjuangan kami sejak dulu, untuk memfasilitasi para pedagang mendapatkan lapak yang baik untuk berjualan. Awalnya kami memang diprotes dan ditentang oleh warga sekitar, tetapi kami tetap perjuangkan lapak tersebut hingga ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar. Karena perjuangan tersebut dan tujuan yang tulus untuk membantu para pedagang maka usaha kami tersebut akhirnya terwujud.

 

+ Apakah lapak tersebut sudah efektif untuk para pedagang?

– Saya melihat lapak tersebut belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pedagang. Terbukti masih banyak lapak yang kosong dan tidak terurus. Sehingga lapak tersebut kelihatan semrawut.

 

+ Kenapa lapak tersebut tidak dimanfaatkan oleh para pedagang dan tidak terawat dengan baik?

– Saya menilai kondisi lapak yang tidak dioptimalkan dengan baik tersebut diakibatkan oleh kegagalan Perusahaan Daerah Pasar Raya Makassar yang tidak mampu mendorong para pedagang untuk menempati lapak tersebut. Perjuangan kami hanya sampai pada pembukaan lapak tersebut, setelah itu tugasnya PD Pasar sebagai instansi terkait yang mendorong para pedagang untuk menempati lapak tersebut. Di sinilah saya melihat PD Pasar tidak mampu menjalankan perannya sebagai lembaga yang memiliki otoritas. Apalagi kondisi lapak tersebut semakin memprihatinkan karena tidak diperhatikan lagi oleh PD Pasar dan Pemerintah Kota Makassar (Pemkot).

 

+ Apa yang harus dilakukan oleh PD Pasar?

– Seharusnya PD Pasar mengeluarkan instruksi kepada para pedagang untuk mengisi lapak tersebut. Upaya ini bisa dilakukan karena PD Pasar memiliki otoritas yang jelas. Jika tidak ada kebijakan tersebut saya yakin nasib lapak yang kami perjuangkan tersebut akan lebih memprihatinkan lagi, bahkan saya khawatir jika lapak hasil perjuangan kami tersebut akan dibongkar lagi karena tidak dioptimalkan dengan baik.

 

+ Ada usulan yang beredar, bahwa lapak tersebut sebaiknya direlokasi. Apa tanggapan Anda?

– Saya tidak sepakat jika ada yang mengusulkan pemindahan lapak tersebut. Karena lapak tersebut merupakan perjuangan panjang kami, untuk membantu para pedagang. Usulan tersebut pasti tidak akan membantu dan memudahkan masyarakat, karena nasib para pedagang tidak menentu dan tidak pasti. Berbeda dengan kami, tidak hanya mengusulkan tetapi sampai memperjuangkan aspirasi para pedagang sampai kapanpun.

 

+ Apa yang akan dilakukan oleh lembaga Anda jika ternyata lapak tersebut harus dibongkar?

– Sebagaimana saya katakan tadi, kami akan memperjuangkan lapak tersebut agar tidak dibongkar. Yang ada seharusnya PD Pasar dan pemerintah memperhatikan dan memperbaiki lapak tersebut sehingga layak dipakai oleh para pedagang. (RS10/D)


Tag
div>