SELASA , 13 NOVEMBER 2018

PD Terminal Minta Hak Pengelolaan Kios TRD

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 01 Desember 2016 11:21
PD Terminal Minta Hak Pengelolaan Kios TRD

Ilustrasi Terminal Regional Daya (TRD) Makassar.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Manajemen Perusahaan Daerah (PD) Terminal Makassar Metro meminta kewenangan pengelolaan sejumlah aset di Terminal Regional Daya (TRD) diserahkan ke PD Terminal. Jika itu terwujud, PD Terminal menjanjikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Makassar.

Direktur Utama (Dirut) PD Terminal Makassar Metro, Hakim Syahrani, mengatakan, salah satu permintaannya yaitu pelimpahan wewenang dalam hak pengelolaan kios di dalam area terminal.

“Kami sudah menyampaikan soal ini sama pak wali, termasuk hitungannya. Namun pihak pemerintah kota belum bisa menyerahkan sepenuhnya. Sebab saat ini seluruh aset di terminal masih dikuasai oleh PT Kalla Inti Karsa (KIK) sebagai pihak pengelola, sesuai kontrak kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar,” ungkapnya diberitaan Rakyat Sulsel, Kamis (1/12).

Hakim mengatakan, jika diberi kewenangan mengelolah seluruh kios di terminal, ia yakin mampu ikut mendongkrak pemasukan pendapatan bagi daerah.

“Misalkan saja kios yang ada di Terminal Daya, itu hitung-hitungan kasarnya, pendapatan dari pengelolaan kios yang ada dapat mencapai kisaran Rp3 miliar. Coba hitung bila di sana tercatat ada 585 kios jika dikalikan dengan sewa perkiosnya sebesar Rp350.000 per bulan,” bebernya.

Lebih jauh, dirinya juga mengungkapkan bahwa keberadaan kios di Terminal Regional Daya saat ini sebagian besar tidak difungsikan. Disamping itu, pihaknya juga meminta perbaikan fasilitas lainnya seperti ruang tunggu demi peningkatan kenyamanan bagi penumpang.

“Saya berencana mau memanfaatkan yang kosong itu untuk membuka counter untuk PO. Terus kita juga minta fasilitas pembenahan terminal yang di Mallengkeri,” beber Hakim.

[NEXT-RASUL]

Khusus Terminal Mallengkeri, pihaknya telah memasukkan proposal ke wali kota dengan anggaran kurang lebih Rp1,3 miliar untuk membenahi infrastruktur fisik jalan.

“Aturan sekarang Perusda sudah tidak mendapat porsi dalam APBD, jadi kita bermohon dana bantuan yang sifatnya pinjaman oleh perusda,” ungkapnya.

Kontruksi fisik jalan, lanjutnya, akan dibenahi dengan material paving blok, sebab jika menggunakan aspal apalagi beton anggarannya bisa mencapai Rp15 miliar.

Sementara, Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan, PD Terminal harus bisa memperlihatkan kinerja yang baik terlebih dahulu.

“Bagaimana kita mau penuhi, kalau kondisi yang ada sekarang saja belum bisa dikelola dengan maksimal. Apalagi pengelolaannya masih jauh di bawah persyaratan standar,” ujar Danny Pomanto, sapaan walikota.

Danny juga berharap, Direksi PD Terminal Makassar Metro membenahi masalah-masalah di terminal yang menjadi kewenangan dari PD Terminal.

“Jadi permintaan dari direksi itu harus dibuktikan terlebih dahulu dengan kerja-kerja profesional, bagaimana kita mau pertimbangkan kalau tidak ada yang bisa diperlihatkan,” tegasnya. (***)


div>