JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

PDAM Jamin Ketersediaan Air Bersih

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 18 Mei 2017 12:49
PDAM Jamin Ketersediaan Air Bersih

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar menggelar coffee morning membahas antisipasi ketersediaan air bersih dan ancaman kebakaran jelang Ramadan, di Celebes Cafe, Jl Arief Rate, Rabu (17/5). foto: muh alief/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar menggelar coffee morning bersama awak media, di Celebes Cafe, Jl Arief Rate, Rabu (17/5). Ini dalam rangka membahas antisipasi ketersediaan air bersih dan ancaman kebakaran jelang Ramadan.

Direktur Keuangan PDAM Kota Makassar, Kartia Bado menyampaikan, PDAM menjamin dan memastikan pasokan air baku kepada pelanggannya aman selama bulan Ramadan nanti.

“Meskipun sudah memasuki musim kemarau, kami menjamin tidak akan ada penurunan kualitas. Selama tidak ada gangguan alam seperti bencana alam,” ujar Kartia Bado diberitakan Rakyat Sulsel, Kamis (18/5).

Kartia juga tidak bisa menjamin penuh pasokan air baku ke wilayah atau daerah di yang berada di ketinggian.

“Saat ini PDAM Makassar mampu memproduksi air baku hingga 3.000 liter kubik per detik. Namun, sudah menjadi hukum alam, daerah ketinggian akan sulit dialiri air baku dari PDAM. Karena air sulit naik keatas kalau tidak dipompa,” bebernya.

Untuk itu, sambungnya, PDAM Makassar akan berinvestasi sebesar Rp 100 miliar tahun ini untuk membangun instalasi PDAM di wilayah yang kurang terlayani air bersih. Selain itu, pihaknya juga telah menyiagakan empat unit kendaraan quick respon untuk membackup apabila terjadi gangguan.

“Anggaran itu akan kami gunakan untuk meningkatkan produksi air baku, agar bisa dirasakan seluruh wilayah di kota Makassar, yang selama ini kurang maksimal pasokannya,” pungkasnya.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Kepala Dinas Damkar Kota Makassar, Imran Samad menyampaikan hingga saat ini, kasus kebakaran yang terjadi di Makassar, tercatat 53 kasus.

“Sepanjang 2017 ini sudah ada 53 kasus kebakaran. Dari 53 kasus tersebut menelan 2 korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 miliar lebih,” terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat Kota Makassar senantiasa mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran, apalagi saat Ramadan nanti.

“Ramadan nanti kan biasanya ibu-ibu sibuk masak-masak untuk sahur, nah tolong tingkatkan kewaspadaan dan melakukan segala bentuk antisipasi terjadinya kebakaran, misalnya ingat selalu mengecek kompor ataupun peralatan memasak eletronik lainnya,” imbaunya.

Untuk penanggulangan kebakaran, saat ini, Damkar Makassar memiliki armada sebanyak 68 unit yang akan disiagakan selama 24 jam.

“Sebelum mudik juga pastikan arus listrik dalam kondisi aman, sehingga tidak terjadi korsleting arus listrik,” pungkasnya. (***)


div>