SABTU , 20 OKTOBER 2018

PDIP Pecat Bupati yang Ditangkap OTT KPK

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 30 Desember 2016 16:56
PDIP Pecat Bupati yang Ditangkap OTT KPK

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.

JAKARTA – Setelah terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Klaten Sri Hartini, langsung dipecat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pemecatan itu diputuskanDPP partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri itu.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan, apa yang dilakukan Sri Hartini sangat tidak pantas dan partai meminta maaf atas penyalahgunaan kekuasaan tersebut.

“Terhitung pukul 12.30 WIB siang ini, yang bersangkutan tidak lagi menjadi anggota partai. Sanksi pemecatan seketika adalah bukti keseriusan PDIP dalam menegakkan disiplin Partai,” ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (30/12).

Hasto melanjutkan, begitu mendapat kabar Bupati Klaten kena OTT, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri langsung memerintahkan untuk diberikan sanksi pemecatan seketika.

Karena tindakan yang bersangkutan sangat memalukan dan masuk pelanggaran berat.

“Sanksi pemecatan seketika dengan tidak disertai bantuan hukum merupakan keputusan untuk memberikan efek jera bagi siapapun yang melakukan tindak pidana korupsi,” katanya.

[NEXT-RASUL]

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Klaten Sri Hartini. Hal itu dibenarkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo.

Hal senada disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Dia membenarkan OTT tersebut namun belum bisa memberi informasi lebih rinci.

Sri Hartini merupakan istri dari mantan Bupati Klaten Haryanto Wibowo. Pasangan suami-istri tersebut merupakan politikus PDIP.

Sang suami Haryanto Wibowo lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek pengadaan buku paket tahun ajaran 2003/2004 senilai Rp4,7 miliar dan kasus penggunaan dana anggaran pendapatan belanja daerah untuk perjalanan ke luar negeri. (jpg)


div>