KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

PDIP Sulsel Target 1 Kursi Per Dapil

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 01 Agustus 2018 11:20
PDIP Sulsel Target 1 Kursi Per Dapil

Ketua PDI Perjuangan Sulsel, Ridwan A Wittiri menjelaskan target PDI Perjuangan 1 kursi per dapil untuk DPR RI, saat silaturahmi di Kantor Harian Rakyat Sulsel, Jl Sultan Alauddin Makassar, Selasa (31/7).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Target 1 kursi 1 dapil menjadi incaran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, khususnya untuk DPR RI dan DPRD Provinsi.

Namun untuk meraih itu, moncong putih harus kerja ekstra. Pasalnya, pada Pileg 2014 lalu, parpol besutan Megawati Soekarno ini hanya berada di posisi ke delapan dengan raihan 313.515 suara (7,11 persen).

Untuk DPR RI, PDIP Sulsel pada Pileg 2014 lalu hanya mendudukkan 2 kadernya di Senayan. Masing-masing Ketua DPW Andi Ridwan Wittiri dan Syamsu Niang. Sementara untuk DPRD provinsi hanya meraih lima kursi.

Pada Pileg 2019, Ridwan Andi Wittiri kembali di plot di Dapil Sulsel 1. Dapil ini meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar. Sementara Syamsu Niang di plot di Dapil Sulsel 2 yang meliputi Bulukumba, Sinjai, Bone, Maros, Pangkep, Barru, parepare, Soppeng dan Wajo.

Selain petahana Syamsu Niang, PDIP juga menggaet Andi Yaqin Padjalangi, eks politisi Golkar yang juga saudara Bupati Bone terpilih Andi Fahsar Padjalangi.

Ketua DPW PDIP Sulsel, Ridwan Wittiri mengatakan target 1 kursi 1 dapil sudah cukup efisien untuk PDIP. “Untuk DPR RI saya berharap bisa meraih 1 kursi di Dapil 1, 1 kursi di Dapil 2 dan 1 kursi di Dapil 3. Jangan muluk-muluk, yang penting 3 kursi saja cukup,” ujar Andi Ridwan Wittiri saat berkunjung ke Redaksi Harian Rakyat Sulsel, Senin (31/7).

Target itu kata dia, sudah menjadi keinginan internal partai yang telah disampikan keseluruh kader. “Di DPRD provinsi, saya sudah memberikan penegasan kepada kader bahwa kita harus merebut setiap dapil minimal 1 kursi,” tuturnya.

Ia menambahkan, pada Pilkada serentak yang dilakukan baru-baru ini, pihaknya merasa cukup bangga dengan keberhasilan yang diperoleh DPD PDIP Sulsel. Pasalnya, dari 12 daerah Pilkada kabupaten/kota dan 1 Pilkada Provinsi, 11 diantaranya adalah kemenangan PDIP.

Sehingga, pihaknya optimis akan kembali mengulang sejarah tersebut di Pileg dan Pilpres mendatang. Sehingga, capaian ini menjadi baromoter bagi PDIP Sulsel menatap Pileg 2019. Salah satu hal yang dapat dilihat adalah, kemenangan PDIP di Sulsel menarik perhatian Presiden RI untuk berkunjung ke Kota Makassar. Selain itu, juga melakukan kegiatan bersama rakyat.

“Begitu menang Sulsel, presiden berkunjung untuk agenda yang sangat merakyat. Kalau gubernur tidak menang, mungkin presiden tidak datang,” tuturnya.

Pakar Politik Universitas Bosowa (Unibos) Makassar Arief Wicaksono menuturkan, PDIP bisa membalikkan keadaan dari apa yang dialami pada pileg 2014 silam. Hal itu tentu dengan kerja-kerja yang dilakukan oleh para calegnya termasuk mendapatkan 1 kursi per dapil.

“Dalam Pileg 2019 kedepan, prinsipnya masih sama dengan Pileg 2014, suara terbanyak. PDIP menurut saya bisa mencapai target 3 besar jika caleg-calegnya mendekatkan diri lebih jauh ke masyarakat,” kata Arief.

Apalagi, PDIP memiliki kekuatan di kepresidenan dengan Jokowi sebagai presiden. Ditambah dengan kekuatan parlemen yang bisa dikatakan PDIP juga memiliki kekuatan besar.

“Target tersebut juga bisa tercapai dengan motivasi bahwa saat ini rezim nasional sedang dipimpin oleh PDIP, baik Pak Jokowi sebagai Presiden maupun PDIP sendiri sebagai partai yang memegang kuasa mayoritas di parlemen,” jelasnya.

Serta PDIP adalah partai yang tengah naik daun dengan sejumlah figur besar yang bergabung kedalamnya. Hal ini membuktikan bahwa PDIP bisa masuk pada tiga besar partai yang akan memenangkan perolehan suara.

“Apalagi PDIP sudah diprediksi sebagai partai dengan 20 persen lebih perolehan kursi DPR RI. Berikutnya, target juga bisa dicapai jika figur usungan PDIP dalam berbagai pilkada, membuktikan komitmen untuk membantu PDIP dalam perolehan kursi parlemen daerah. Jadi menurut saya PDIP pede saja tapi tanpa lupa diri,” tandasnya. (isk-mg02)


div>