MINGGU , 27 MEI 2018

Peduli Bumi, Four Points Matikan Listik Selama 1 Jam

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Minggu , 25 Maret 2018 20:00
Peduli Bumi, Four Points Matikan Listik Selama 1 Jam

Beberapa karyawan Four Point By Sheraton Makassar saat ikut kampanye peduli terhadap bumi 'Earth Hour' 2018, Sabtu (24/3).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Four Points by Sheraton Makassar ikut mematikan lampu selama satu jam sebagai bentuk kampanye peduli terhadap bumi ‘Earth Hour’ 2018.

Kampanye ini mengajak semua kalangan termasuk tamu yang menginap dan karyawan hotel ini untuk melakukan perubahan gaya hidup yang sederhana dan murah yaitu hemat energi karena ketergantungan manusia terhadap listrik.

General Manager Four Points by Sheraton Makassar, Lasta Arimbawa, mengatakan, tahun ini perayaan Earth Hour diadakan pada Sabtu 24 Maret 2018 di swimming pool area, di lantai 9 tepat pukul 20.30 Wita sampai dengan 21.30 Wita, seluruh lampu di sekitar hotel dipadamkan selama satu jam.

“Four Point Makassae turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak terpakai selama satu jam. Kegiatan Earth Hour ini merupakan suatu bentuk akan kecintaan manusia kepada bumi yang selama ini yang kita huni,” ungkapnya.

Menjelang pemadaman lampu, para tamu menikmati hidangan yang special yang telah disiapkan di area kolam renang. Bersama-sama menikmati suasana malam yang hening dan lilin-lilin yang dibentuk angka 60+ berada di tengah kolam renang dan pengambilan gambar menggunakan Drone.

“Ini berupa tanda diawali prosesi pemadaman lampu. Saat lampu di sebagian besar hotel dipadamkan, maka dimulailah penyalaan lilin, yang berfungsi sebagai sarana penerangan selama waktu pemadaman lampu,” bebernya.

Earth Hour sendiri merupakan salah satu kampanye World Wildlife Fund (WWF), sebuah organisasi konservasi terbesar di dunia dan merupakan inisiatif global untuk mengajak individu, komunitas, bisnis dan pemerintah di seluruh dunia.

“Dengan peringatan Earth Hour ini kita lebih peduli lingkungan, dengan menggunakan listrik seperlunya itu adalah langkah kecil untuk meyelamatkan bumi ini,” tutup Lasta. (*)


div>