SENIN , 22 JANUARI 2018

Peduli Parepare, Ratusan Warga Deklarasi Anti Hoax

Reporter:

Editor:

niar

Jumat , 26 Mei 2017 15:44
Peduli Parepare, Ratusan Warga Deklarasi Anti Hoax

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Dalam rangka mengantisipasi menyebarnya informasi yang bersifat hoax, ratusan masyarkat Kota Parepare dari berbagai kalangan, berkumpul di Monumen Cinta Habibie Ainun, Jum’at (26/05/2017), untuk menghadiri Deklarasi Masyarakat Parepare Anti Hoax.

Hal tersebut, dilakukan sebagai bentuk aksi dan peryataan sikap masyarakat di Kota kelahiran BJ. Habibie tersebut, terhadap penolakan berbagai informasi yang sifatnya fitnah, dan mengarah pada kebencian yang terus menyebar dimedia sosial, dengan tujuan untuk menjatuhkan pemerintah. Bentuk penolakan, diwujudkan dengan pembubuhan cap tangan, pada baliho yang dibentangkan.

Kegiatan dihadiri Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Parepare, AKBP. Pria Budi, dan sejumlah Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD), dalam lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Taufan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan maupun antusias masyarakat, yang senantiasa menjaga Parepare dari citra buruk.

Meskipun, kata dia, informasi yang sifatnya hoax belum tersebar secara massiv. Hanya saja, katanya, hal tersebut harus dicegah sedini mungkin, supaya tidak terjadi perpecahan di tengah-tengah masyarakat.

“Masyarakat Parepare tentu sangat cinta Kota Parepare. Sehingga, masyarakat akan senantiasa menjaga Parepare dari pihak-pihak yang ingin merusak nama baik Parepare,” katanya.

[NEXT-RASUL]

Taufan menjelaskan, masyarakat Parepare semakin hari semakin cerdas. Sebab, lanjut dia, pemerintah senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat yang sifatnya edukatif, dan terus mendukung aktivitas dan kegiatan yang sifatnya positif.

Karenanya, tambah dia, pihaknya telah mendiskusikan persoalan tersebut dengan pihak Kepolisian, terkait sikap yang akan diambil terhadap penyebaran informasi hoax.

“Kami akan melibatkan semua jajaran ada, untuk menyosialisasikan bahaya penyebaran informasi hoax di tengah-tengah masyarakat secara meluas,” terangnya.

Terpisah, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokoler Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, Amarun Agung Hamka, mengungkapkan, gerakan anti hoax tersebut, merupakan program Nasional, yang telah dideklarasikan masyarakat di beberapa daerah. Dengan tujuan, bebernya, untuk tetap menjaga NKRI.

“Juga, untuk mencegah adanya gesekan-gesekan yang sifatnya Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA), yang bisa berdampak pada perpecahan di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya. (luk)


Tag
div>