SENIN , 16 JULI 2018

Pegawai Dinas Perkebunan Telat Terima Gaji

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Senin , 05 Maret 2018 15:46
Pegawai Dinas Perkebunan Telat Terima Gaji

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perkebunan (Disbun) Sulsel dipastikan bakal menemui masalah dalam pembayaran gaji pegawai. Bagaimana tidak, kepala maupun sekretaris Disbun Sulsel sebelumnya telah pensiun. Lalu, Sekretaris Provinsi non aktif, Abdul Latif menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt).

Namun, sejak Abdul Latif menyatakan mengundurkan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN), penjabat berwenang dan pengambil kebijakan di dinas tersebut kembali kosong. Pasalnya, Abdul Latif tengah fokus mengikuti kontestasi pilkada sebagai calon Bupati Pinrang.

Bukan hanya itu, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang seharusnya dijabat kepala dinas definitif tersebut, belum juga ditunjuk dan dilantik.

Situasi ini mengakibatkan, program dan realisasi anggaran Disbun Sulsel mandek. Utamanya, penyaluran gaji pegawai Maret ini yang juga dikeluhkan pegawai di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.

“Kita di sini ibaratnya anak ayam kehilangan induk. Program kita belum berjalan maksimal. Gaji bulan Maret ini juga belum disalurkan. Normalnya kan tanggal 1. Tapi ini belum ada, karena belum ada Pengguna Anggaran (PA) yang menjadi wewenangnya kepala dinas,” ungkap Koordinator Humas Suaedin, Minggu (4/3) kemarin.

Dijelaskan Suaedin, sejak Plt Kepala Dinas kosong, banyak program yang terhambat. Padahal, sudah banyak hal yang disiapkan hanya saja terkendala kucuran dana. Sementara kebijakan untuk mengucurkan anggaran di dinas tersebut adalah kebijakan PA yang sebelumnya terakhir diisi Abdul Latif.

“Seandainya ada pelimpahan wewenang oleh Gubernur kepada pejabat yang berwenang, kita bisa jalan. Misalnya, dari pembantu Sekprov yang ditunjuk atau siapa yang ditunjuk sementara,” lanjutnya.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari F. Radjamilo menjelaskan, nama-nama peraih nilai tertinggi yang lolos dalam seleksi proses lelang jabatan telah diserahkan kepada Gubernur Sulsel. Untuk kemudian ditetapkan satu orang sebagai penjabat definitif.

“Lelang jabatan kita tinggal tunggu keputusan Pak Gub. Mudah-mudahan pekan depan bisa dilantik,” tegas Ashari.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel Andi Arwin Azis mengatakan agar pegawai bersabar dalam menunggu penyaluran gaji bulan Maret. Pejabat definitif, kata dia, bakal dilantik segera untuk mengurus segala keluhan tersebut.

“Sabar saja. Mungkin pekan depan sudah ada pejabat definitifnya itu. Mungkin hari Senin dilantik. Selesai itu barang kalau sudah ada pejabat definitifnya. Terlambat sedikit saya kira tidak mempengaruhi apa-apa,” kilah Arwin.

Ia melanjutkan, hal ini tetap harus sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Pasalnya, tidak mungkin dilakukan pencairan gaji kalau perangkat atau pengguna anggarannya belum definitif. (*)


div>