• Rabu, 26 November 2014
Iklan | Epaper | Redaksi | Citizen Report

Pejabat Narkoba, Sangat Memalukan!

Rabu , 13 Juni 2012 10:59
Total Pembaca : 417 Views

Baca juga

RAKYAT SULSEL — Lagi-lagi, pejabat harus berurusan dengan aparat kepolisian karena kasus narkotika dan barang-barang terlarang (narkoba). Yang lagi ramai dibicarakan beberapa hari ini adalah adanya pejabat di Luwu yang sempat ditangkap karena diduga ikut pesta narkoba bersama keenam rekannya.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas berhasil menemukan barang bukti, antara lain; satu bungkus paket bekas shabu, pirex, satu alat hisap shabu (bong), dan dua korek gas serta satu lilin jumbo. Yang menjadi pertanyaan publik, meski ditemukan berbagai barang bukti, namun baik sang pejabat itu dibebaskan oleh aparat kepolisian.

Wakil Kepala Satuan Narkoba (Wakasat Narkoba) Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi  (Kompol) Anwar mengaku, pihaknya belum melakukan penahanan terhadap mereka. ”Kami belum melakukan penahanan terhadap mereka,” ujarnya (baca; Rakyat Sulsel edisi kemarin).

Pengamat politik Unhas, Kausar Bailusy, mengatakan, bahwa berbicara tentang narkoba itu bisa menjadi sebuat alat untuk menjatuhkan pejabat ataupun politisi. “Jadi walaupuan ada yang mengatakan bahwa kemungkinan terjadi atau keterlibatan pejabat yang dalam kasus narkoba itu belum bisa menjadi dasar untuk menvonis seseorang,” katanya.

Anggota DPRD Sulsel, Dan Pongtasik, mengatakan, bila ada pejabat menggunakan narkoba itu tidak pantaslah dipuji. “Karena itu bisa merusak mental bangsa ini, apalagi jika memang yang melakukan itu pejabat yang notabenenya pejabat publik, pasti sangat memalukan,” katanya.

“Saya rasa kita semua punya tanggung jawab untuk saling mengingatkan bahaya yang ditimbulkan atas konsumsi narkoba. Apalagi kalau pejabat, harus hati-hati. Janganlah sampai terjerumus masalah Narkoba atau hal-hal yang bisa menghilangkan kepercayaan publik,” ujar Dan Pongtasik. (RS1-RS9/D)