SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Pekan Ini, APBD Pokok 2019 Dibahas DPRD

Reporter:

Arini

Editor:

Iskanto

Rabu , 31 Oktober 2018 12:00
Pekan Ini, APBD Pokok 2019 Dibahas DPRD

Sekwan Makassar, Adwi Awan Umar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Setelah mengalami keterlambatan, pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2019 segera akan dijadwalkan. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adwi Awan Umar.

Ia mengatakan penyerahan draft APBD Pokok 2019 telah diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sejak beberapa bulan lalu. Namun, belum juga dijadwalkan untuk pembahasan karena Pemkot Makassar melakukan beberapa perbaikan.

“Sudah lama masuk berkasnya, dari Agustus. Tapi ada perbaikan, ini baru dimasukkan lagi. Sisa dijadwalkan, karena bertepatan juga dengan ini agenda Pansus (Panitia Khusus),” kata Adwi, Selasa (30/10).

Menurutnya, Badan Musyawarah (Bamus) akan menjadwalkan pembahasan APBD Pokok pada pekan ini yakni Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Platform Prioritas Anggaran Sementara (PPAS). “Tinggal di Bamus ini. Insya allah hari Kamis atau Jumat dirapat kan untuk jadwalkan itu,” ujarnya.

Selain itu, APBD Pokok 2019 harus segera dijadwalkan sebelum 31 November. “Yang jelas selesai sebelum satu November, pokoknya batasnya sampai tanggal 31 November ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Koordinator Badan Anggaran, Adi Rasyid Ali mengaku tak bisa berbuat banyak lantaran KUA PPAS sebagai acuan pembahasan belum diterimanya sampai saat ini.

“Jadi saya tidak bisa terlalu banyak menyampaikan apa saja yang akan dibahas nantinya. Tapi saya meminta kepada Pemkot khususnya TAPD untuk segera memasukkan KUA PPAS,” kata Ara–sapaan akrab Adi Rasyid Ali.

Bahkan, ia mengaku geram karena belum menerima KUA PPAS. Padahal, dokumen tersebut seharusnya sudah diserahkan sejak September 2018. Apalagi, pihaknya membutuhkan waktu sekitar sebulan untuk membahas anggaran pokok tersebut.

“Dokumennya saja belum ada. Apa yang mau dibahas kalo dokumennya saja belum ada dan harusnya sudah ada. Jangan nanti kepepet baru di masukkan pembahasannya,” tegasnya. (*)


div>