SELASA , 23 OKTOBER 2018

Pekan Pertama Mei Pajak Parkir Capai Rp 5,7 Miliar

Reporter:

Armansyah - Alief

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 12 Mei 2018 20:42
Pekan Pertama Mei Pajak Parkir Capai Rp 5,7 Miliar

kantor balaikota (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mengatakan bahwa pihaknya mencatat penarikan pajak parkir hingga pekan pertama Mei 2018 sudah mencapai Rp 5,7 miliar dari target Rp 116 miliar tahun ini.

Kepala Sub Bidang Pajak Parkir dan Reklame, Adiyanto Said mengatakan bahwa tahun ini bapenda meningkatkan pendapatan dari seluruh jenis pajak, termasuk pajak parkir yang dimana tahun lalu pajak hanya menargetkan sekira Rp 30 miliar tetapi tahun ini meningkat menjadi Rp 116 miliar.

“Pertanggal 9 Mei 2018 kemarin, pajak parkir berhasil mencatat sekira Rp 5,7 miliar, jika dibanding tahun lalu dengan tanggal yang sama hanya Rp 5,4 miliar,” ucap Adiyanto, Jumat (11/5) kemarin.

Ia mengatakan bahwa realisasi pencapaian tahun lalu mengalami defisit dimana capaiannya hanya Rp 16 miliar, dengan adanya UPTD Parkir yang menjadi usaha menggali potensi pendapatan pada sektor parkir.

“Kenapa ada peningkatan karena asumsinya parkir rencananya akan dijadikan UPTD dan wajib pajak yang ada di PD Parkir akan di kelola UPTD Parkir tersebut,” ucap Adiyanto.

Ia mengatakan bahwa untuk saat ini progres UPTD Parkir belum diketahui lantaran masih dalam kajian organisasi tata laksanan (Ortala), pihaknya masih menyiapkan segala hal yang dibutuhkan seperti kantor dan SDM.

“Potensi pajak besar sekali, bisa dilihat dari jumlah kendaraan yang ada, dibanding pajak parkir yang masuk tidak tumpang tindih, kita akan kerjasama Bapenda provinsi yang menangani Samsat,” kata Adiyanto.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak I dan Retribusi Daerah Bapenda Kota Makassar, Ibrahim Akkas, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi sebagai rangkaian terkait dengan pajak daerah, dimana sosialisasi ini menjadi kegiatan kedelapan yang dilaksanakan soal pajak parkir.

“Kita berharap dari kegiatan sosialisasi ini selain sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentunya juga ini bagian dari bagaimana kita menerima masukan dari masyarakat, tentunya kita berharap dari sosialisasi ini menjadi peningkatan pencapaian PAD kita sendiri,” jelas Ibrahim Akkas.

Lanjut Ibe, sapaan akrabnya, terkait dengan realisasi pajak parkir itu sendiri, apabila dibandingkan dengan posisi di tahun kemarin, pajak parkir sudah melebihi pencapaiannya tahun lalu.

“Jadi yang kita libatkan dari bagian sosialisasinya adalah wajib pajaknya atau siapapun yang terkait dengan pajak itu, untuk hari ini ada kita undang dari PD Parkir, dari para pengusaha yang memang merupakan dari bagian wajib pajak parkir di usahanya,” katanya.

Ia mengatakan bahwa dari sosialisasi-sosialisasi ini memang masih ada yang belum terlalu mengerti apa yang menjadi kewenangan daripada Bapenda terkait dengan pajak parkirnya, kemudian apa yang menjadi kewenangan PD Parkir.(*)


div>