RABU , 13 DESEMBER 2017

Pelaku Berita Fitnah Terhadap Akbar Faizal Diringkus

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 26 Oktober 2017 13:58
Pelaku Berita Fitnah Terhadap Akbar Faizal Diringkus

Fajar Agustanto. ist

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM РPelaku pencemaran nama baik melalui pemberitaan fitnah terhadap anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem Akbar Faizal, berhasil diringkus tim Cyber Bareskrim Mabes Polri dipimpin AKBP Irwansyah. Pelaku bernama Fajar Agustanto yang ditangkap di Jalan Suromulang Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Mojokerto, pada Selasa (24/10) lalu.

Ikut disita beberapa barang-barang bukti berupa tujuh buah harddisk, dua HP merk Samsung dan Hisense, dua buah buku tabungan Bank BRI atas nama Indhi Ery Dhani yang juga adalah istri pelaku digunakan untuk transfer pembayaran domain.

Fajar diciduk Tim Cyber Mabes Polri atas laporan Akbar Faizal melalui pengacaranya, Adiwira Setiawan, kepada Bareskrim Polri atas pemberitaan fitnah di beberapa portal berita yang selanjutnya berkembang di media sosial bahwa Akbar Faizal memiliki uang simpanan di Singapura yang didapatkan dari korupsi APBN sebesar US$ 25 juta, rumah mewah penuh emas di Makassar, penikmat duit haram e-KTP dan memiliki istri simpanan di kawasan villa mewah Dago Pakar Bandung. Termasuk pula foto-foto wanita yang disebutkan sebagai istri simpanan Akbar Faizal yang beredar luas di publik.

Pelaku mengakui semua perbuatannya seperti pemilik dan admin portal berita Suara News. Berita fitnah terhadap Akbar Faizal itu sendiri diposting oleh Fajar di portal berita yang dikelolanya pada 4 September 2017.

Fajar adalah pemain lama di dunia hoax. Sasaran utamanya adalah pemerintahan yang sah atau siapa saja yang dianggapnya pendukung pemerintah.

Lelaki yang memiliki tiga anak itu tidak memiliki pekerjaan tetap selain sibuk sibuk hari memposting berita-berita hoax dan fitnah yang didapatkannya melalui berbagai cara.

Salah satunya melalui sebuah aplikasi yang bisa menyaring berita-berita yang beredar lalu mengolahnya kembali tanpa melakukan penngecekan ulang tentang kebenaran berita tersebut.


div>