RABU , 20 JUNI 2018

Pelaku Penganiayaan Anak Akhirnya Ditangkap

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 19 September 2012 10:41
Pelaku Penganiayaan Anak Akhirnya Ditangkap

ilustrasi

ilustrasi

RAKYAT SULSEL . TANA TORAJA – Setelah diperiksa oleh penyidik Kepolisian, akhirnya, Tallo (40), seorang wanita paruh baya yang diduga sebagai pelaku utama tindak kekerasan terhadap Rosariana Yusuf (13) anak di kampung Panuli, lembang Sarambu, kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara, ditetapkan sebagai tersangka.

Tallo sebenarnya sudah lama diincar polisi akibat perbuatan yang tidak manusiawi terhadap kerabatnya sendiri yakni, Rosariana, yang saat ini masih duduk dibangku sekolah dasar.

Kejadiannya bermula pada hari, Jumat 27 April silam, korban Rosariana, dituduh mencuri uang milik neneknya sebesar Rp600 ribu, namun korban tidak mengakuinya dan menyangkal bahwa bukan dirinya yang mengambil uang itu.

Meski telah disangkal berkali-kali, namun orang-orang dirumah korban seolah tidak percaya, sehingga tangan korban dicelupkan ke dalam panci yang berisi air mendidih, dan yang mencelupkan tangan korban adalah wanita Tallo.

Bukan hanya sekali, tangan korban dicelupkan kedalam air mendidih tersebut, tapi dua kali meski korban sudah menangis meraung-raung. Akibatnya, sepuluh jari tangan korban dan telapak tangan mengalami luka melepuh yang parah.

Walaupun kasus tersebut terjadi pada bulan April lalu, namun ibu korban, Diana, baru mengadukan kasus penganiayaan yang menimpa anaknya itu ke Mapolres Tana Toraja, pada 5 September lalu.

“Saya baru laporkan hal ini kepihak yang berwajib, karena selama beberapa bulan ini, korban sengaja disembunyikan oleh pelaku maupun keluarga yang lain,” ujar ibu korban Diana.

Sementara itu, dihadapan polisi, pelaku, Tallo, mengakui semua perbuatannya. Bahkan dia sempat memperagakan caranya mencelupkan tangan korban ke dalam teko.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja, AKP Alexander Hailitik, menjelaskan, bahwa pihaknya akan melakukan pengembangan penyidikan terhadap kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang ikut melakukan penganiayaan.

“Pelaku bisa dikenakan pasal berlapis, diantaranya UU Perlindungan Anak No.32 Tahun 2002 pasal 77, dengan ancaman pidana 5 tahun. Serta tindak pidana umum penganiayaan menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” kata Alex.

Sementara itu ibu dari korban, Rosariana Yusuf, Diana, mengharapkan, agar aparat penegak hukum memproses kasus ini seadil-adilnya sesuai dengan aturan hukum yang ada.

“Apa yang dialami oleh anak saya selain luka fisik, juga beban psikologi serta trauma yang sampai saat ini belum hilang. Saya meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” tandas Diana. (k12/dj/D)


Tag
div>