RABU , 17 OKTOBER 2018

Pelaku Penggelapan Kembalikan Handtraktor ke Kelompok Tani

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 05 September 2017 23:10
Pelaku Penggelapan Kembalikan Handtraktor ke Kelompok Tani

ILUSTRASI

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Kuat dugaan selama ini bantuan handtraktor di Kabupaten Takalar, dijadikan ajang bisnis oleh oknum calo dengan sengaja memperjualbelikan bantuan Alat Pertanian (Alinstan) dari Dinas Pertanian Kabupaten Takalar.

Seperti yang terjadi pada kelompok tani Kalimarri dusun Boronginru Desa Lassang Kecamatan Polut Kabupaten Takalar, yang diketuai Muma Dg Tiro menjadi korban penggelapan bantuan handtraktor yang diperuntukan pada kelompok taninya.

“Itupun bisa saya ketahui karena ada tiga orang yang datang di rumahku dan mencari handtraktor bantuan tersebut dan dia memperlihatkan serah terima barang yang diserahkan pada tanggal 11 Agustus lalu. Sehingga kami bersama anggota kelompok tani mendatangi Dinas Pertanian dan mempertanyakan hand traktor itu,” kata Muma Dg Tiro.

Ternyata, lanjut Muma Dg Tiro, handtraktor itu sudah dijual di Kecamatan Galesong seharga Rp14 juta. “Karena kami pernah dimintaki uang sebesar Rp15 juta oleh calo Dg Ngopu yang tinggal di Lengkese, melalui anggota kelompok tani saya Jama Dg Liwang, tapi pada saat itu kami tidak bisa penuhi permintaannya,” ujarnya.

Hanya sekarang pihaknya sudah bersyukur karena handtraktor itu sudah dikembalikan. “Baru-baru ini g Ngopu datang di rumah saya sekitar jam 10 malam, bersama Dg Ngemba yang langsung membawah handtraktor itu ke rumah saya. Handtraktor itu diantar ke rumahku, hanya handtraktor itu tidak utuh lagi karena kedua ban karetnya sudah tidak ada lagi,” ungkap Muma Dg Tiro.

Kejadian ini dibenarkan Jama Dg Liwang. Dirinya mengaku memang pernah dimintaki uang sebanyak Rp 15 juta oleh Dg Ngopu melalui Tajjur Dg Ngemba yang tinggal di Desa Lassang Kecamatan Polongbangkeng Utara.


div>