SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Pelantikan dan Pelatihan Junalistik Di Ambon Maluku

Reporter:

Editor:

hur

Sabtu , 09 April 2016 21:30

AMBON, RAKYAT SULSEL.COM – DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis (IPJI) Provinsi Maluku usai Pelantikan, di hotel Amira Ambon, Jumat (8/4) kemarin, langsung menggelar pelatihan jurnalistik dan diskusi, Sabtu (9/4). Dalam diskusi, dihadirkan pengacara nasional Eggy Sudjana yang mengupas tuntas Etika Jurnalis.

Dalam diskusi ‘Kita Kobarkan Revolusi Mental Insan Pers Demi Terwujudnya Pers Yang Bebas dan Bertanggung Jawab Dalam Membangun Karakter Bangsa’, beberapa DPW “IKatan Penulis Jurnalis Indonesia” (IPJI) turut hadir, antara lain Christy Andriani Junaid dari Sulsel dan Ketua umum IPJI Pusat, Taufik Rahman.

Ada yang menarik dari diskusi tersebut saat DPC IPJI Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyampaikan sejumlah fakta bahwa masyarakat di sana lebih nyaman bertandang ke negara tetangga yakni ke negara Timor Leste. Di negara tetangga itu, warga Maluku Barat Daya pergi untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.

Untuk berobat misalnya, mereka lebih senang ke Timor Leste yang jarak tempuhnya melalui laut cuma 1 jam, ketimbang harus ke Ambon yang butuh waktu 6 jam. Dalam segi Imigrasi, pemerintah Timor Leste memberlakukan aturan yang tidak ribet. Untuk rombongan warga negara Indonesia yang masuk ke negara tersebut, hanya dibutuhkan 1 paspor dari rombongan.

“Ini semua merupakan warning bagi pemerintah pusat, bahwa daerah terluar yang berbatasan langsung dengan pemerintah asing, harus mendapat perhatian yang prioritas karena apa jadinya nanti jika warga negara Indonesia lebih nyaman dengan negara tetangga,” kata Taufik di depan para pengurus DPW IPJI Maluku.

“Lebih aneh lagi, para elit di pusat ribut soal blok Masela dengan segala kekayaannya, sementara rakyat Maluku Barat Daya, dibiarkan sengsara,” tutur Ketua Umum IPJI ini.


Tag
div>