SELASA , 17 JULI 2018

PelaporTemuan Mortir Jadi Tersangka

Reporter:

Editor:

hur

Rabu , 13 Januari 2016 17:10

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pada hari rabu 13 Jan 2016 pkl 11.20 wita dilakukan rekonstruksi untuk kasus temuan mortir yang dilaporkan oleh Mimin Susanto, warga jl Gunung Lompobattang, Makassar.

Rekonstruksi yang memperagakan 17 adegan, dimulai dari rumah Udin, rekan Mimin di jln Syekh Yusuf Kompleks Minasa Sari Makassar, dilanjutkan ke rumah Mimin lalu ke kantor POM.

Dari adegan-adegan yang diperagakan, ditemukan banyak hal yang dianggap janggal. Sehingga disimpulkan bahwa cerita Mimin lebih banyak rekayasa. Karena itu, status Mimin ditingkatkan menjadi tersangka.

Mimin dijadikan tersangka dan dikenakan pasal 220 KUHP yaitu memberikan laporan palsu, dengan ancaman 1 tahun 4 bulan penjara. Dari hasil introgasi terhadap Mimin, terungkap bahwa mortir bukan ditemukan di sekitaran rumah jabatan gubernur, sebagaimana laporan awal.

Mimin mengakui bahwa laporannya tentang temuan mortir tersebut hanya iseng belaka, karena yang sebenarnya adalah mortir tersebut dia dapatkan dari rumah Udin lalu dibawa ke rumahnya dan selanjutnya dilaporkan ke kantor POM. Namun dalam laporannya, Mimin menyebutkan bahwa mortir tersebut ditemukan di sekitaran rujab Gubernur.


div>