SENIN , 25 JUNI 2018

Peledakan ATM Murni Kriminal, Polisi Identifikasi Pelaku

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 20 September 2012 09:55
Peledakan ATM Murni Kriminal, Polisi Identifikasi Pelaku

Atm mandiri di jalan kakaktua semalam di ledakkan oleh orang yang tidak di kenal dan belum di ketahui apa motif pengledakan atm tersebut.

Atm mandiri di jalan kakaktua semalam di ledakkan oleh orang yang tidak di kenal dan belum di ketahui apa motif pengledakan atm tersebut.

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR — Pasca peledakan bom disebuah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri, di Jalan Kakaktua Makassar, Sulsel Rabu (19/9) dini hari kemarin, aparat Polrestabes Makassar terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diakui telah teridentifikasi.

Kejadian itu sempat menimbulkan isu pada masyarakat bahwa peledakan tersebut memiliki unsur teror yang sengaja dilalukan oleh pihak tertentu. Namun, bantahan dilontarkan oleh pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrstabes yang menyatakan kejadian tersebut tidak ada unsur terornya.

“Kejadian ini murni kriminal yang dilakukan oleh pelaku, diduga pelaku memiliki upaya untuk membongkar box ATM tersebut dengan maksud tertentu. Pelaku masih termasuk amatiran. Pasalnya, berdasarkan hasil rekaman CCTV pada ATM tersebut menampakkan keragu-raguan,” ujar Himawan.

Himawan mengaku pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi yang berada disekitar lokasi kejadian. Pihaknya masih akan memeriksa beberapa saksi lagi untuk memperkuat bukti-bukti guna melacak pelakunya. “Bom rakitan yang digunakan pelaku hanya berdaya rendah atau low Exposive,” tambahnya.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV yang berada dalam ATM, saat itu pelaku menggunakan baju putih dan topi hitam tiba-tiba masuk dalam ATM dan meletakkan bom rakitan yang berukuran sekitar dua kepalan tangan. Diduga, salah seorang pelaku lagi sudah menunggu di luar untuk melarikan diri

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini, ada dua orang yang telah kami curigai berdasarkan gerak-geriknya dan hasil pemeriksaan saksi yang telah dimintai keterangannya. Sebenarnya, tadi pagi (kemarin) kami sudah ingin menyergap yang diduga pelaku namun mereka tidak berada di rumahnya,” Papar Himawan. (RS8)

 


Tag
div>