SELASA , 16 OKTOBER 2018

Pelindo IV Koneksikan Pelabuhan se-KTI

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 12 Januari 2016 17:26

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung meminta arahan kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo terkait penguatan direct call Makassar yang telah dilakukan sejak 5 Desember lalu ke beberapa negara, seperti Hongkong dan Cina.

Doso mengungkapkan, per 1 Januari lalu, pihaknya kembali membuka rute baru, yakni ke Korea dan Jepang. Tujuannya, agar ekspor di Indonesia Timur ini dapat lebih meningkat lagi. Sebab, Gubernur telah menyampaikan untuk bisa ekspor tiga kali lipat.

‎”Dengan dibukanya direct call ke beberapa negara, diharapkan bisa turut meningkatkan ekspor di KTI. Nantinya, akan dilaksanakan forum konsultasi untuk bertemu gubernur se KTI yang difasilitasi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia atau APPSI. Kami akan melaporkan hal ini ke Kementerian Perhubungan dan BUMN,” terang Doso Agung, usai bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Selasa (12/1).

Doso Agung menuturkan,‎ sebelum ada direct call, seluruh kargo ekspor melalui Surabaya dan Jakarta. Biayanya pun terbilang mahal. Sekarang, bisa menghemat biaya minimal 40 persen dan waktu pengiriman hingga 50 persen.

“Sekarang, bagaimana mengkoneksikan seluruh pelabuhan di KTI. Kami ingin ada kerjasama agar seluruh pelabuhan terkoneksi dan kami akan lengkapi dengan sistem dan teknologi,” ujarnya.

Diketahui, sekitar 84 pelabuhan yang berada di kawasan timur, baik milik pemerintah atau pun yang dikelola Pelindo.

“Kami ingin mencoba bersinergi sehingga pelabuhan yang dikelola Pemda selama ini dapat kerja sama dengan Pelindo,” tuturnya.

‎Menurutnya direct call sudah ditunggu sejak 20 tahun lalu. Saat ini,‎ rata-rata ekspor 40 kontainer per minggu. Namun, bisnis butuh penyesuaian sehingga masih diperlukan sosialisasi ke pengusaha.

“Pengusaha masih ekspor lewat Surabaya dan Jakarta. Sehingga butuh sosialisasi ke pengusaha kalau disini juga sudah bisa,” lanjutnya.

Berbicara potensi, tambah Doso Agung, KTI punya potensi yang sangat besar. Selama ini, ‎kargo ke Surabaya memang besar.

“Sekarang tinggal mensosialisasikan agar pengusaha mau menggunakan direct call ini,” tuturnya.


Tag
  • pelindo IV
  •  
    div>