KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Pelindo IV Soft Launching Makassar New Port

Reporter:

Nhera

Editor:

Iskanto

Sabtu , 03 November 2018 08:20
Pelindo IV Soft Launching Makassar New Port

ANDRISAPUTRA/RAKYATSULSEL PROYEK NASIONAL. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdulah didampingi Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Direktur Utama Pelindo IV, Farid Padang berbincang usai Soft Lauching Proyek Strategis Nasional, di Makassar New Port, Jl Sultan Abdullah Raya, Buloa Tallo Makassar, Jumat (2/11). Soft lauching proyek Nasional dirangkaikan pelepasan ekpor Direct Call Makassar, Eropa dan Makassar dan Amerika

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo IV (Persero) melaksanakan Soft Launching Proyek Strategi Nasional (PSN) Makassar New Port (MNP) Tahap I Paket A, Jumat (2/11). Pada pembangunan tahap awal ini akan menelan biaya senilai Rp2,51 triliun.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan dalam pembangunannya PSN MNP dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap I, II dan III. Untuk tahap I, kata dia, proses pembangunannya dibagi lagi menjadi empat paket yakni A, B, C, dan D.

“Pada hari ini (kemarin) yang kami resmikan pengoperasiannya adalah pembangunan MNP Tahap I A yang dibangun pada 2015 hingga 2018, yaitu dermaga dan menelan total investasi untuk infrastruktur dan suprastruktur sebesar Rp2,51 triliun,” kata Farid.

Dia mengaku total lahan seluas 1.428 hektare untuk pembangunan MNP Tahap I, II dan III. Pihaknya menargetkan proyek yang 100 persen merupakan karya anak bangsa ini bakal menelan total investasi sebesar Rp89,57 triliun.

Kata dia, selain Paket I A yang sudah diresmikan, pihaknya masih terus melakukan pengerjaan untuk Paket I B yang menghabiskan anggaran total sebesar Rp1,66 triliun untuk tahun 2018-2020, Paket I C dengan besaran biaya Rp2,69 triliun untuk tahun 2020-2022 dan Paket I D dengan total investasi sebesar Rp6,14 triliun yang dibangun sejak 2015 hingga 2022 mendatang.

“Untuk pembangunan MNP Tahap II yang pembangunannya bakal dimulai pada 2022 hingga 2025, pihaknya menargetkan investasi yang bakal diserap sebesar Rp10,01 triliun. Dan untuk pembangunan MNP Tahap III atau tahap terakhir, akan dibangun juga pada 2022 hingga 2025 dengan besaran investasi senilai Rp66,56 triliun,” jelasnya.

Menurutnya, hingga 2025 nanti MNP akan memiliki dermaga total sepanjang 9.923 meter, dengan total kapasitas terpasang nanti sebesar 17,5 juta TEUs per tahun.

“Adapun dermaga yang diresmikan pada tahal awal memiliki panjang 320 meter dengan kapasitas terpasang 500.000 TEUs. Pada Tahap I B, dermaga yang terbangun nanti memiliki panjang 330 meter dengan daya tampung 1 juta TEUs. Tahap I C, dermaga yang dibangun sepanjang 350 meter dengan kapasitas terpasang 1 juta TEUs dan Tahap I D, dermaga yang akan dibangun memiliki panjang 1.043 meter,” terangnya.

Sedangkan untuk pembangunan MNP Tahap II, Pelindo IV akan membangun dermaga dengan panjang 3.380 meter dan memiliki daya tampung 5 juta TEUs.

“Di Tahap III atau tahap terakhir nanti, dermaga yang dibangun akan memiliki panjang 4.500 meter dengan kapasitas terpasang 10 juta TEUs,” ujarnya.

Secara umum, khusus untuk pembangunan MNP Tahap I Paket A, proses pengerjaannya terbilang lebih cepat dari target yang dicanangkan. Pasalnya, pengerjaannya dilakukan serentak dari darat dan laut sehingga bisa mempercepat proses pembangunan mega proyek tersebut.

“Pengoperasin dan soft launching ini sekaligus untuk menunjukkan kepada publik, baik operator pengguna jasa serta semua asosiasi dan stakeholder yang terlibat dalam pelabuhan bahwa kehadiran MNP akan sangat membantu dan membuka ruang ekspor menjadi lebih besar,” pungkasnya. (*)


div>