RABU , 20 JUNI 2018

Pelindo Perkuat Program Tol Laut KTI

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 12 Desember 2017 23:08
Pelindo Perkuat Program Tol Laut KTI

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV (Persero) M Asyhari (kiri) saat melakukan kunjungan kerja perdana ke Pelabuhan Parepare, Minggu (10/12) lalu. foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PT Pelindo IV (Persero) menekankan kepada para pegawai terdapat tiga hal yang harus dijalankan dalam bekerja guna menunjang kinerja perusahaan.

Yaitu pertama, Amanah Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, pada pasal 12 maksud dan tujuan pendirian perseroan adalah menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat.

Kedua, mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai perusahaan (Agen of Development, dan Profit Oriented). Potensi Bisnis, dimana kebijakan Pemerintah yang fokus terhadap pengembangan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Ketiga, program tol laut pemerintah yang akan menciptakan pusat-pusat perekonomian baru di KTI. Kekayaan Sumber Daya Alam wilayah timur Indonesia yang berorentasi ekspor dan pertumbuhan arus barang dalam lima tahun terakhir mencapai lebih dan 10 persen per tahun serta kebijakan internal perusahaan.

Hal tersebut ditekankan Direktur SDM dan Umum PT Pelindo IV (Persero) M Asyhari saat melakukan kunjungan kerja perdana ke Pelabuhan Parepare dan diterima General Manager Parepare Yusida M Palesang, Minggu (10/12) lalu.

Asyhari mengungkapkan, ada 24 pelabuhan strategis pendukung tol laut dimana pemerintah menetapkan ada lima hub port dan dua diantaranya berada di KTI dan dikelola Pelindo IV, yaitu Pelabuhan Makassar dan Pelabuhan Bitung.

“Dalam kebijakan internal perusahaan, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah rencana transformasi perusahaan (coorporate transformation) dalam rangka mewujudkan cita-cita perusahaan sebagai lokomotif Indonesia Timur,” jelas Asyhari melalui rilis yang diterima redaksi, Selasa (121/12).

Sedangkan dalam pengelolaan perusahaan yang harus diperhatikan, yaitu strategic objectives yang terdiri dari tiga hal, yakni govermen agencies, revenue enchancement, yaitu port productivity dan new market expansion. Selanjutnya, cost effectiviness dengan biaya yang efektif.

Asyhari juga menyampaikan, saat ini masih cukup banyak potensi kelautan yang harus digali di Pelindo IV. Pada sekira 2014 di KTI, proyeksi nilai kelautan mencapai USD171 miliar atau setara kurang lebih Rp2.046 triliun (kurs saat itu Rp12.000 per USD).

“Jika dibreakdown untuk perikanan sebesar Rp380 triliun, wilayah pesisir sebesar Rp670 triliun, bioketnology sebesar Rp480 triliun, wisata bahari sebesar Rp24 triliun, minyak bumi sebesar Rp252 triliun, dan transportasi laut sebesar Rp240 triliun,” sebutnya.

Asyhari menambahkan, pada 2015 laba usaha per orang mencapai Rp307 juta dan pada 2016 sebesar Rp240 juta. Dari data tersebut terlihat bahwa terjadi penurunan sebesar 21,83 persen atau hanya mencapai 78,17 persen dibandingkan tahun 2015. Ditambah lagi dengan tidak optimalnya pendayagunaan Sumber Daya Manusia (SDM), dimana minimnya kreativitas (inovasi) untuk menghasilkan tambahan pendapatan baru.

Jika membahas masalah SDM dan organisasi menurutnya, maka dapat dilihat masih ada disparitas (gap) kinerja SDM antar wilayah atau cabang, khususnya yang menangani pelayanan petikemas, ABK dan operator alat bongkar muat.

“Selain itu, belum dikembangkannya Key Performance Indicator (KPI) individu yang fokus pada pelanggan, kurang optimalnya program pengembangan SDM yang berorentasi ke arah strategis dan organisasi eksisting belum adaptif dengan lingkungan bisnis perusahaan. Dengan visi menjadikan SDM sebagai generator perusahaan. Sedangkan untuk misi, menyiapkan SDM yang kompoten dan berkinerja unggul dengan integritas tinggi, kreatif dan inovatif. Selanjutnya, rektrukturisasi organisasi yang efektif dan adaptif dengan lingkungan bisnis. Internalisasi perubahan budaya (culture change),” paparnya.

Asyhari sendiri melakukan kunjungan kerja perdana ke Pelabuhan Parepare dan diterima General Manager Parepare Yusida M Palesang, Minggu (10/12) lalu.

Tiba di salah satu pelabuhan kelolaan Pelindo IV tersebut pukul 10.40 WITA, Asyhari yang didampingi Asisten Sekretaris Perusahaan (ASP) Bidang Komunikasi Korporat Hasrullah dan Asisten Senior Manager (ASM) Umum Rumah Tangga Aminullah langsung memeriksa seluruh ruangan kantor dan memberikan beberapa arahan serta petunjuk terkait kebersihan dan penataan ruangan.

Kunjungan perdana tersebut untuk bertatap muka dan menjalin silahturrahim dengan pegawai, khususnya di Cabang Parepare.

Sementara, General Manager Parepare, Yusida M Palesang, juga melakukan presentasi terkait pendapatan, biaya, laba, dan Program Kerja Manajemen (PKM), serta diakhiri sesi tanya jawab dengan para pegawai. (***)


div>