RABU , 22 AGUSTUS 2018

Pemain PSMS Berstatus Kostrad Diminta Balik ke Kesatuan

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 18 Juli 2018 13:44
Pemain PSMS Berstatus Kostrad Diminta Balik ke Kesatuan

int

MEDAN,RAKYATSULSEL.COM – Pembina PSMS Medan, Edy Rahmayadi mengintruksikan agar pemain berstatus Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) segera dikembalikan.

Atas instruksi ini, PSMS Medan harus bersiap kehilangan beberapa pemainnya.

“Pak Edy minta semua pemain angkatan darat dibalikkan lagi ke kesatuan,” ujar CEO PSMS, Doddy Taher, Senin (16/7/2018) di sela-sela tanda tangan kontrak pemain baru PSMS, di Medan.

Saat ini, ada Frets Listanto Butuan, Fredyan Wahyu, Muhammad Alwi Slamet, juga Dani Pratama yang Kostrad. Dari nama-nama ini, manajemen berharap Frets masih bisa memperkuat tim.

“Frets sayang (kalau dibalikkan). Nanti kami akan bicarakan lagi,” timpalnya.

Sejatinya, sinyal bakal ditariknya kembali pra pemain ini sudah terlihat dalam beberapa partai terakhir PSMS. Frets dan Alwi serta Dani kerap absen membela tim demi bermain di Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad).

Mereka juga tak diturunkan saat PSMS kalah telak 1-3 dari Persipura di Stadion Teladan. Nama mereka juga tak ada dalam daftar pemain yang dibawa ke Persebaya Surabaya. Hanya Fredyan satu-satunya yang dibawa.

Sejatinya, tak hanya keduanya yang berstatus abdi negara. Ada dua lainnya, seperti Abdul Rohim dan Suhandi serta Anto Putro Nugroho. Namun, dari pembicaraan terakhir, lanjut Doddy hanya yang Kostrad diminta kembali.

Sementara itu, dengan masuknya tiga pemain lokal yang sudah teken kontrak kemarin, Rahmad Hidayat, Ramadhan Saputra dan Marko Kabiay, maka menjadi sinyal buat pemain lokal lainnya untuk masuk dalam daftar evaluasi pendepakan.

Pasalnya, kata Doddy, pihaknya akan memasukkan 7-8 pemain. “Syarat enggak boleh lewat 25 pemain, jadi ada yang masuk ini, maka ada yang akan keluar. Kita pakaipun kalau tidak bisa didaftarkan untuk apa? Namun siapa yang akan dibuang, penentuannya pelatih,” ungkapnya.

Saat ini, Doddy blak-blakan menyebut beberapa lini yang harus dibuang hampir 100 persen pemainnya. Seperti lini belakang dan lini depan.

Dia sempat menyebutkan beberapa nama, termasuk dua pemain asing yang menurutnya harus didepak. Pun demikian, dia kembali menegaskan semua tergantung pelatih baru PSMS Peter Butler. (Jpnn)


div>