MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Pemasangan APK Harus Adil

Reporter:

Fahrullah

Editor:

Iskanto

Selasa , 09 Oktober 2018 11:00
Pemasangan APK Harus Adil

ilustrasi APK (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pembatasan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) bagi peserta Pemilu 2019.

Dari beberapa aturan tersebut, diantaranya soal pemasangan spanduk kampanye maksimal ukuran 1,5 x 7 meter sebanyak satu unit, pada zona atau wilayah yang ditetapkan oleh KPU.

KPU tentunya, dituntut untuk berlaku adil terhadap semua parpol. Pemerintah daerah juga diharap memberikan ruang yang lebih luas untuk pemasangan APK.

“Kalau titik-titik pemasangan APK itu harus ada titik dari pemerintah daerah,” kata Komisoner KPU Sidrap, Abdul Haris, Senin (8/10).

Untuk pemasangan APK, dipastikan akan ada partai politik yang “serakah” dengan memasang APK di titik-titik yang lebih strategis.

“Saya kira lokasi pemasangan APK, lokasinya luas,” tuturnya.

Bagi parpol atau Caleg yang memasang APK di sembarang tempat, kata Abdul Haris, akan menjadi kewenangan Bawaslu untuk melakukan penindakan.

“Jika ada yang melanggar, itu urusan Bawaslu,” pungkasnya.

Terpisah, Komisoner KPU Bulukumba, Syamsul, menjelaskan, berdasarkan regulasi, PKPU Nomor 33 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu, lokasi pemasangan APK peserta pemilu ditetapkan berdasarkan SK KPU setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Sedangkan untuk lokasi yang menjadi milik swasta, juga harus ada izin dari pemilik lahan. “Sementara untuk lokasi milik swasta, harus mendapat izin dari pemilik lokasi,” jelasnya.

Pihaknya tetap akan mengatur jangan sampai ada parpol memilih tempat paling strategis, sementara parpol lain tidak dapat.

“Atas prinsip adil, lokasi pemasangan APK peserta pemilu kami atur, baik yang kami fasilitasi maupun yang dicetak mandiri oleh peserta pemilu itu sendiri,” terang Syamsul. (*)


div>