KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Pembangunan Jamban di Desa Bontomanai Mandek

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 07 Agustus 2017 22:19
Pembangunan Jamban di Desa Bontomanai Mandek

Salah satu bahan material untuk pembangunan jamban keluarga yang dijadikan tempat penjemuran pakaian. Foto : Supharin Tiro/RakyatSulsel.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah pusat mengalokasikan Dana Desa yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, tapi hal tersebut hanya isapan jempol belaka, di Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar pembangunan jamban dinilai sangat mandek.

Diketahui, pada tahun 2016, Kepala desa Bontomanai telah mengalokasikan anggaran yang berasal dari dana desa untuk pembangunan jamban keluarga sebanyak 160 titik dari 6 dusun dengan anggaran 1 juta tiap pembangunan jamban keluarga, namun sampai sekarang pembangunan tersebut belum selesai dan ada sebahagian warga yang menjadikan tempat penjemuran pakaian,
Hal tersebut dirasakan oleh warga berinisial DT, jamban yang ada didepan rumahnya sampai saat ini tak kunjung selesai.
“Sampai saat ini pembangunan jamban yang ada didepan rumah saya tidak kunjung selesai,” ungkapnya, Senin (7/8).
Begitu juga yang disampaikan warga berinisial DN, dirinya mengakui jika jamban keluarga mereka belum rampung sejak tahun 2016 dibangun sampai sekarang belum diantarkan bahan material lainnya seperti pipa, pasir, dan si semen, sampai sekarang belum diantarkan oleh kepala desa.

Sementara itu kepala desa bontomanai Kecamatan Mangarabombang Agus Salim Nai saat berusaha dikonfirmasi via ponselnya tidak berhasil, nomornya tidak aktif.


div>