RABU , 14 NOVEMBER 2018

Pembangunan Sarpras Air Bersih di Panaikang Ditunda

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Senin , 22 Oktober 2018 09:00
Pembangunan Sarpras Air Bersih di Panaikang Ditunda

ilustrasi air bersih

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menunda pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) air bersih di Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Alasannya, pihak PDAM belum membangun pipa induk di kawasan tersebut.

Kepala Seksi Sanitasi dan Air Bersih Dinas PU Makassar, Ifrah mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,42 miliar melalui dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan Sarpras air bersih.

Tujuannya, untuk mengcover kebutuhan air bersih di empat lokasi, yaitu Kelurahan Panaikang, Bakung, Bulurokeng, dan Katimbang.

“Panaikang batal, mudah-mudahan bisa kita usulkan tahun depan,” ungkap Ifrah, Minggu (21/10).

Ifrah menyebutkan salah satu penyebab gagalnya proyek ini terealisasi lantaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum membangun pipa induk di kawasan tersebut.

Alasannya, PDAM belum mengantongi izin dari balai jalan untuk membangun pipa induk di kawasan tersebut.

“Kemarin saat rapat itu, PDAM bangun pipa sekunder ke dalam (belakang kodam) nanti kami dari dalam keluar jadi ketemunya di tengah. Ternyata, pas mau di lelang pihak PDAM mengatakan belum ada izin dari balai jalan untuk pembangunan pipa PDAM, jadi mereka (PDAM) belum bisa dia bangun pipa induknya,” jelasnya.

Dengan alasan demikian, Ifrah mengaku tidak ingin mengambil resiko sehingga memilih menunda proyek pembangunan tersebut. Dia berharap agar izin dari balai jalan bisa segera keluar sehingga proyek ini bisa dilanjutkan tahun depan.

“Kami tidak mau ambil resiko, jangan sampai kami sudah lelang ternyata izin dari balai jalan untuk PDAM itu belum keluar, jadi kami pending,” ucapnya.

“Informasi terakhir itu, katanya akhir tahun mereka sudah dapat izin dan mereka akan bangun itu (pipa induk), dan tahun depan itu sudah selesai. Jadi, kita rencana akan anggarkan kembali di program DAK, kami usulkan lagi,” tambahnya.

Sementara, untuk tiga kelurahan lainnya, Ifrah mengaku sudah berjalan, bahkan sudah dalam tahap kontruksi fisik. Harapannya, masyarakat di tiga kelurahan tersebut sudah bisa menikmati air bersih tahun depan.

“Kalau lokasi lain sudah jalan semua, sudah kontruksi fisik. Desember rampung,” singkatnya.

Sementara, Humas PDAM Kota Makassar, Idris Tahir mengaku tidak tahu menahu perihal rencana pembangunan tersebut.

“Saya juga tidak tahu yang mana mau dibangun PU di Panaikang, nanti saya cek infonya,” ujarnya.

Meski begitu, kata dia, saat ini PDAM memiliki pipa induk di Panaikang, hanya saja diameternya kecil sehingga tidak mencukupi jika ada penambahan lagi.

“Ada (pipa induk di Panaikang), tapi kayaknya diameternya kecil. Jadi kalau ada tambahan mau dilayani maka bisa jadi debit tidak cukup,” ungkapnya.

Diketahui, anggaran DAK khusus untuk peningkatan dan perluasan sarana dan prasaran air bersih di Panaikang mencapai Rp900 juta, ini untuk mengcover kebutuhan air bersih 100 sambungan rumah (SR) dan menggunakan air PDAM. Sementara, tiga titik lainnya hanya menggunakan air dari sumur bor. (*)


div>