SELASA , 21 AGUSTUS 2018

Pembangunan Tol Layang Pettarani Molor

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Kamis , 03 Mei 2018 13:30
Pembangunan Tol Layang Pettarani Molor

TOL LAYANG. Maket Tol Layang Dalam Kota yang menghubungkan Jalan Tol Reformasi dengan Jalan AP Pettarani : foto :RAKYATSULSEL

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pembangunan tol layang di Jalan AP Pettarani, sedikit molor dari jadwal yang telah ditetapkan, awal April lalu. Namun, pembangunannya akan kembali dilanjutkan dalam waktu dekat.

Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha, mengatakan, untuk progres lanjutan pengerjaan proyek jalan tol layang di sepanjang jalan AP Pettarani, kembali digalakkan pada bulan Mei ini. Namun, Anwar mengakui memang ada sedikit keterlambatan dari rencana awal.

Sedianya, pengerjaan fisik tol layang itu sudah akan dilaksanakan April lalu. Namun dia meyakinkan jika proyek ini sudah akan dilaksanakan bulan Mei ini.

“Tapi ada beberapa hambatan kita hadapi. Termasuk aksi unjuk rasa yang kerap terjadi di fly over, itu juga agak mengganggu persiapan. Tapi Insya Allah tidak meleset mi dari Bulan Mei,” kata Anwar, Rabu (2/5) kemarin.

Melalui PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), pengerjaan proyek nasional tersebut terus mematangkan persiapan untuk pembangunan jalan tol layang AP Pettarani. Namun, pekerjaan awal untuk persiapan pembangunan konstruksi terus dilaksanakan. Pihaknya ingin menuntaskan seluruh persiapan sebelum melangkah ke pekerjaan inti.

“Semua harus kita pikirkan dulu. Termasuk hal kecil seperti pembangunan direksi keet yang perlu dikonsultasikan dengan Balai Besar Jalan,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan, saat ini pihaknya juga sementara memikirkan dan mempersiapkan sebaik mungkin model rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan. Sebelum median jalan tempat proyek tersebut dikerjakan, akan ditutupi pagar.

Pekerjaan fisik jalan tol layang ini rencananya akan dimulai di Tol Reformasi sepanjang 800 meter hingga mencapai Jalan Urip Sumiharjo. Dalam waktu dekat, median jalannya akan dibongkar, temasuk tanaman akan ditebang. Kemudian dipagari seng.

“Namun sebelum itu, pelaksana kegiatan akan memastikan arus lalu lintas tetap lancar walaupun ada aktifitas pekerjaan yang dilakukan di median jalan. Caranya, kemungkinan besar jalan akan sedikit dilebarkan agar lajur kiri dan kanan tetap berfungsi baik walaupun dipastikan akan ada sedikit perlambatan lalu lintas,” paparnya.

“Yang jelas, kita mau mempersiapkan semuanya dengan matang agar tidak ada kendala yang ditemukan saat kegiatan berlangsung,” lanjutnya.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Jumras, menegaskan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pelaksana kegiatan tol layang Pettarani, untuk memastikan kegiatan tersebut bisa berjalan dengan baik. Apalagi, tol layang itu merupakan salah satu proyek strategis di Sulsel.

Dia mengaku, sudah diinstruksikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel untuk memastikan seluruh proyek strategis terkait infrastruktur jalan dan jembatan, berjalan dengan baik.
“Kalau ada kendala yang dihadapi, kami akan bantu penyelesaiannya sepanjang masuk dalam kewenangan kami,” tegasnya. (*)


div>