SELASA , 13 NOVEMBER 2018

Pembina Pesantren IMMIM Tolak Politisasi di Rumah Ibadah

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Selasa , 24 April 2018 14:00
Pembina Pesantren IMMIM Tolak Politisasi di Rumah Ibadah

Pembina pasanteren IMMIM Makassar, ustad Eko Suwakil. (ist)

MAKASSSAR,RAKYATSULSEL.COM – Jelang Pilkada di Sulsel, beragam komentar dari masyarakat, salah satunya dari pembina santri dan imam masjid di pesantren Ikatan Masjid Musala Indonesia Mutthahidah (IMMIM) Makassar.

Selaku Pembina pasanteren IMMIM Makassar, ustad Eko Suwakil mengatakan, pilkada hanyalah ujian duniawi, ia mengajak semua pihak jaga niat kebaikan, menjaga perasaan antar sesama ummat, dan yang terpenting harmonisasi umat beragama.

“Selanjutnya solusi untuk mempersatukan perbedaan pandangan di antara kita maka perlu di lakukan dengan cara menjaga silaturahmi, mempererat ikatan persaudaraan, dan kepada siapapun yang akan terpilih kelak, setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabanya di akhirat nanti,” pesan ustad Eko Suwakil, Selasa (24/4/2018).

Oleh sebab itu, calon pemimpin wajib memberi pemahaman dengan meluruskan hal hal negatif yang di lakukan oleh tim suksesnya, sebab seorang calon pemimpin tentunya dapat menjadi teladan bagi timsesnya.

“Dan yang terpenting, saya berharap kepada semua pihak yang ikut dalam kontestasi pilkada agar tidak menjadikan rumah ibadah sebagai tempat bersosialisasi/kampanye. Sebab akan berdampak terhadap soliditas keummatan,” pungkasnya. (*)


div>