KAMIS , 18 JANUARI 2018

Pemilih Ganda di DP4, Salah Siapa?

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 21 September 2012 10:23

TIM bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) baru-baru ini mengumumkan hasil temuannya. Mereka menemukan banyak nama Daftar Penduduk Pemilih Potensial (DP4) Sulsel yang ganda atau terduplikasi. Sebenarnya, salah siapa?

Dalam temuannya itu, ada tujuh kabupaten/kota diindikasi rawan pemilih ganda, masing-masing; Gowa (35.003 orang), Sinjai (26.863 orang), Maros (69.747 orang), Pinrang (31.866 orang), Bulukumba (59.897 orang), Jeneponto (51.856 orang), dan Luwu (15.380 orang). Selain itu ada juga nama yang memiliki umur 100 sampai 1.000 tahun lebih di dalam DP4 tersebut yang tidak rasional.

“Kami juga menemukan masih ada nama yang berumur 10 tahun di masukkan dalam DP4. Ini kan ada kesalahan dari Pemprov (Pemerintah Provinsi) Sulsel dalam memberikan data,” ucap Hamka Hidayat, Koordinator Tim Informasi Teknolgi (IT) IA sambil memperlihatkan data-datanya melalui laptop saat menggelar jumpa pers di Media Centre IA di Jalan Boulevard, belum lama ini.

Dalam penjelasannya, Hamka menunjukkan nama A (contoh) terdapat empat kali tercatat di DP4 dengan tanggal lahir, bulan, tahun dan alamat yang sama. “Hasil temuan ini akan kami serahkan ke KPU provinsi, Panwas Provinsi, maupun KPU kabupaten/kota untuk dijadikan tolokukur dari hasil yang kami olah,” ujarnya.

Anas GS, Sekretaris KPUD Sulsel, mengakui, ada potensi kecurangan pemilih memang ada. “Makanya kami minta kepada tim pemenangan masing-masing kandidat untuk ikut mengawal proses verifikasi,” ujar Anas GS saat dikonfirmasi di kantor KPUD Sulsel kamis (20/9) kemarin.

Pihaknya berharap, lanjut Anas, dengan keterlibatan masing-masing kandidat dalam mengawal proses verifikasi, potensi pemilih ganda bisa diminimalisir. Untuk itu Dia meminta kepada berbagai pihak agar bersama KPUD Sulsel selaku penyelenggara untuk bersama menciptakan Pilkada yang jujur guna menciptakan iklim politik yang sehat. “Silakan masing-masing pihak melakukan pengawalan terkait DP4 ini. Bila ada hasil temuan silakan melapor ke KPUD Sulsel untuk memverifikasi,” ungkap Anas. (RS12/C)


Tag
div>