SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Pemilih Milenial Jadi Target

Reporter:

SURYADI-FAHRULLAH

Editor:

MA

Kamis , 30 Agustus 2018 08:40
Pemilih Milenial Jadi Target

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten/kota di Sulsel telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
Para wakil rakyat yang akan bertarung pada Pileg mendatang mulai berebut mendapat simpati masyarakat. Tak terkecuali pemilih milenial yang menjadi rebutan.
Bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Iis Vieyanti Safitri tidak membantah hal tersebut.
Wanita cantik yang mewakili kaum milenial ini optimis bisa duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dari daerah pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kecamatan Mamajang, Mariso dan Tamalate (Mamarita).
“Demi kepentingan rakyat, tentu untuk mencapai tujuan harus dekat dengan pemilih pemula, apalagi kita generasi pelanjut,” ujarnya.
Menurutnya, soal target basis suara akan disesuaikan. Akan tetapi kedekatan yang dilakukan adalah bersama generasi milenial.
Selain mempunyai jejaring relawan dan keluarga besar yang sudah siap bekerja, Vie–sapaan akrabnya sudah mempunyai sejumlah program andalan untuk memperjuangkan nasib rakyat ketika duduk di parlemen nanti.
“Untuk dapat basis suara, ada program andalan utama saya di dapil Mamarita. Yaitu fokus memperhatikan masalah kesehatan kaum perempuan dan anak yang selama ini sering diabaikan,” katanya.
Lanjut dia, selama ini banyak program kesehatan yang belum menyentuh dengan baik dan belum berjalan dengan optimal karena kurang mendapat dukungan dari parlemen.
Wanita kelahiran Maret 1991 itu mengurai, angka kematian ibu dan anak masih tercatat sangat tinggi di Indonesia. Untuk itu, ia akan fokus memperjuangkan kesehatan termasuk di dalamnya pemberian gizi keluarga.
“Kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi, ASI eksklusif, dan kebersihan lingkungan. Saya akan mengawal dan memperjuangkan hak dasar masyarakat di bidang pendidikan,” katanya.
Ia juga menilai, sektor pendidikan saat ini belum merata, utamanya bagi warga yang berada digaris kemiskinan. Oleh karena itu, dirinya hadir untuk menjembatani dan mengawal aspirasi dan kepentingan masyarakat. “Khususnya generasi muda, kaum perempuan dan anak di Dapil Mamarita,” cetusnya.
Komisioner KPU Sulsel, Asram Jaya mengaku belum mengetahui berapa jumlah pemilih pemula pada Pemilu mendatang. “Kalau jumlah pemilih pemula kami belum tahu. Kita baru mau melakukan pleno besok (hari ini) di Hotel Remcy,” jelas Asram Jaya.
Pakar Politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andi Ali Armunanto, mengatakan jika para caleg pastinya lebih fokus mengincar suara dari kalangan pemilih pemula.
Apalagi kata dia, pemilih pemula lebih mengenal teknologi dan akrab dengan media sosial. “Anak muda lebih kenal teknologi dibanding orang tua, karena mereka akrab dengan sosial media dan mudah mendapatkan informasi,” kata Andi Ali.
Menurutnya, caleg muda akan lebih mudah mendapatkan suara pemilih pemula dibandingkan dengan caleg senior. “Saya pikir caleg muda akan mendapatkan keutungan dari pemilih pemula. Tapi itu tidak terlalu jauh,” jelasnya.


div>