SENIN , 23 JULI 2018

Pemimpin Baru Harapan Baru

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 17 Februari 2016 09:28
Pemimpin Baru Harapan Baru

int

Sejarah mencari seorang pemimpin di Indonesia dimulai dengan sebuah proses pemilihan, untuk konteks Sulawesi Selatan Proses Pemilukada untuk 11 Kabupaten Kota telah selesai, masing-masing daerah telah memiliki pemimpin baru yang tentunya juga menjadi pengharapan baru bagi masyarakat yang ada diwilayah tersebut.

Sebelum para pemimpin dipilih oleh masyarakat, berbagai janji yang dilontarkan pada saat melakukan kampanye, tentunya menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk sebuah perubahan yang lebih baik. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang menentukan pilihan tidak hanya sekedar berharap pada sebuah harapan melainkan menunggu timbal balik dari apa yang sudah disampaikan pada saat kampanye yang disebut Janji Kampanye.

Berbicara tentang janji, teringat sebuah perkataan yang sering penulis dengarkan bahwa janji adalah utang, dan jika dikontekskan dalam ajaran agama maka utang itu wajib untuk dibayarkan. Bagaimana dengan para pemimpin yang akan di ambil sumpahnya untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat, apakah janji tersebut akan dibayarkan dalam bentuk pemberian layanan yang baik kepada masyarakat.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sangat jelas apa yang tertuang dalam konstitusi kita untuk kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat tanpa terkecuali, telah di dengarkan sejak tahun 1945, dalam konteks sekarang sebagian sudah di laksanakan, tapi bagaimana dengan kata pemerataan kesejahteraan dan keadilannya tentunya ini masih menjadi Pekerjaan rumah bagi para pemimpin baru.

Sebagai pemimpin baru, akan menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat luas serta kekuatan bagi daerah untuk membangunan daerah menjadi daerah yang di dambakan oleh masyarakatnya. Seorang pemimpin sejati bukanlah pemimpin yang piawai dalam menjual tampang dan kekayaan, tetapi pemimpin sejati adalah mereka yang siap berdarah-darah serta bahu membahu dalam membenahi sistem birokrasiĀ  yang sudah telanjur rusak dalam pertarungan untuk membela kepentingan rakyat.

Seorang pemimpin hadir bukan sebagai simbol eksistensi dari sekelompok masyarakat tetapiĀ  pemimpin menjadi segalanya bagi seluruh elemen masyarakat yang ada. Sosok pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat yang mampu menjiwai segala aspek kehidupan dan sebagai sosok untuk menggantungkan harapan dalam pemenuhan hak-hak warga.

Pemimpin ideal bagi penulis adalah pemimpin yang mampu memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat yang selama ini sering terabaikan hak-haknya. Kelompok perempuan dan anak menjadi bagian masyarakat yang berpotensi mengalami ketidakadilan. Persoalan yang dialami perempuan dan anak sangatlah membutuhkan kepedulian dan komitmen dari seorang pemimpin.

Harapan masyarakat terhadap seorang pemimpin adalah bagaimana perkataan dan perbuatan bisa sejalan sehingga ungkapan janji-janji pada saat kampanye bisa terealisasi dan tidak menumpuknya utang-utang janji.

Akankah 11 kabupaten yang akan memiliki pemimpin baru mampu memahami apa yang menjadi kebutuhan masyarakatnya, ataukan masyarakat akan kembali menagih janji-janji Sang Pemimpin ataukan masyarakat akan hidup dalam sebuah Pengharapan yang tak kunjung datang, semuanya waktu akan menjawabnya. Selamat datang Para Pemimpin.


Tag
div>