SELASA , 23 OKTOBER 2018

Pemkab Bantaeng Bakal Lepas Bantuan Bencana Palu – Donggala

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Rabu , 03 Oktober 2018 17:15
Pemkab Bantaeng Bakal Lepas Bantuan Bencana Palu – Donggala

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggalang bantuan untuk korban bencana di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggalang bantuan untuk korban bencana di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Posko pengumpulan bantuan yang bakal dikirimkan tersebut di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bantaeng, Jl Andi Mannappiang, Kecamatan Bantaeng.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Bantaeng, Andi Irvandi Langgara menjelaskan bahwa penggalangan bantuan itu atas instruksi langsung dari Bupati Bantaeng, Dr. Ilham Azikin.

Perintah tersebut menurutnya disampaikan saat coffe morning dan saat ini jumlah bantuan sudah mencapai sekitar empat mobil truk.

“Penggalangan bantuan ini atas instruksi langsung Pak Bupati yang disambut antusias oleh para warga lewat bantuan yang terus berdatangan,” kata dia, Rabu (3/10).

Dia menjelaskan bahwa bantuan itu berasal dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bantaeng, maupun bantuan dari masyarakat Bantaeng.

Bantuan terdiri dari pakaian bekas, beras, mie instan, perlengkapan mandi, air mineral, susu untuk bayi, selimut maupun obat-obatan.

Selanjutnya bantuan pakaian disortir oleh relawan untuk dipisahkan antara pakaian dewasa maupun anak-anak.

“Khusus untuk pakaian, itu disortir terlebih dulu untuk memastikan hanya yang layak pakai yang dikirim. Juga dipisahkan antara pakaian perempuan dan laki-laki,” tambah dia.

Sedangkan untuk beras menurutnya juga bakal disortir. Dalam tiap kantong berisi lima kilogram, agar bantuan saat penyaluran bisa merata kepada para korban.

Penyaluran bantuan untuk gelombang pertama ini bakal dilepas pada hari Jumat (5/10) usai salah ghaib di Masjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng.

“Untuk gelombang pertama bakal dilepas hari Jumat nanti oleh pak Bupati setelah salat ghaib. Tetapi kami tidak menutup penerimaan bantuan, masyarakat bisa terus memasukkan bantuannya,” katanya. (*)


div>