MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Pemkab dan DPRD Sinjai Bahas Percepatan Sertifikasi Hasil Pertanian dan Perkebunan

Reporter:

Syamsuddin

Editor:

Lukman

Jumat , 09 Maret 2018 20:20
Pemkab dan DPRD Sinjai Bahas Percepatan Sertifikasi Hasil Pertanian dan Perkebunan

Pemkab dan DPRD Sinjai saat membahas Percepatan Sertifikasi Produk Pertanian dan Perkebunan di Ruang Rapat DPRD Sinjai.

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Bagian Hukum Setdakab Sinjai menghadiri Rapat Kerja Komisi II DPRD Sinjai terkait sertifikasi Indikasi Geografis (IG) terhadap hasil Produksi Pertanian dan Perkebunan unggulan Kabupaten Sinjai di Ruang Rapat DPRD, Kamis, (08/03/2018)

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, H. Abd. Salam Dg Bali, yang didampingi oleh Sekretaris Komisi II DPRD Sinjai, Hj.Fitrawati Andi Fajar, beserta Anggota Komisi II lainya, dan diikuti oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Hj. Marwatiah, Kabag Hukum dan HAM Setdakab Sinjai, Lukman Dahlan, Ketua MPIG Bawakaraeng, Ilham, Ketua Yapensa, Ikhsan S, Direktur Kopi Borong Syamsul Bahri, dan Wakil Pimpinan Kopi Borong Asia, Rasyid.

Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendapatkan sertifikasi atas produk unggulan Kabupaten Sinjai, dan salah satunya adalah tanaman kopi. Dengan adanya Sertifikat Indikasi Geografis ini akan memberikan perlindungan atas kekhasan atas suatu produk unggulan daerah, yang diharapkan dapat mempertahankan nilai jual suatu produk unggulan tersebut.

Kabag Hukum dan HAM Setdakab Sinjai, Lukman Dahlan mengungkapkan apapun yang dilakukan ini merupakan langkah maju dan dirinya siap mendukung langkah tersebut. “Kami dari lembaga hukum siap memfasilitasi apalagi sudah ada dukungan APBD,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai, Hj. Marwatiah mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai lanjutan upaya peningkatan hasil produksi unggulan karena dari data produksi, bahwa produk masih perlu dijaga dan terus ditingkatkan.

“Berdasarkan dari data kami, kualitas produk kita haruslah dijaga dan dengan sertifikasi ini, hal itu mungkin dapat kita lakukan, hanya saja hal ini masih perlu kita koordinasikan dengan berbagai pihak,” ujarnya. (*)


div>