SELASA , 12 DESEMBER 2017

Pemkab Pangkep Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga Raskin.

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 04 Oktober 2017 12:45
Pemkab Pangkep Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga Raskin.

Rapat terbatas yang digelar Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan, Sofyan Sammana, yang membahas keluhan warga kepulauan terkait tingginya harga raskin, Rabu (4/10). foto: Atho/RakyatSulsel

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Banyaknya keluhan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan terkait tingginya harga beras prasejahtera (rastra) atau beras miskin (Raskin) ditanggapi Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Pangkep, Sofyan Sammana.

Sofyan yang ditemui Rabu, (4/10), mengatakan bahwa tidak ada perbedaan harga raskin yang beredar di Pangkep, baik itu di wilayah daratan maupun kepulauan, Sofyan bahkan menekankan kepada Lurah dan Kepala Desa untuk menjaga harga raskin tetap pada aturan.

“Tolong jangan ada kepala desa/lurah yang ambil keputusan sepihak, saya harap mereka komunikasikan dengan pihak LPM baik terkait distribusi maupun harga, karena ada aturan dan payung hukum yang mengatur terkait raskin itu”, tegas Sofyan.

Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Setda Pangkep, Sulfidah Sammana, yang bertanggung jawab langsung terkait peredaran raskin di Pangkep membantah ada kenaikan harga raskin di pulau. Menurutnya, harga raskin yang diedarkan sesuai petunjuk teknis pemerintah pusat yakni Rp1600 per liter, atau Rp24 ribu perkarung.

“Kami pastikan harga tetap sesuai tekhnis, tidak ada kenaikan harga”, jelasnya.

“Adapun perbedaan harga, itu karena adanya biaya ekspedis, termasuk tenaga buruh dan distribusi dari gudang gudang beras, yang memungkinkan ada upah didalamnya”, tambah Adik kandung Wakil Bupati Pangkep tersebut.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Komisi II DPRD Pangkep untuk mengupayakan penambahan biaya transportasi raskin baik itu di APBD Perubahan 2017 maupun APBD Pokok 2018.


div>